Jember – News PATROLI.COM –
Ketua DPD Projo Jatim Muhammad Soleh, SH., Msi, pada saat tok show di DPC Projo se- Jatim sering kali menerangkan tujuan utama program pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sebagai lembaga ekonomi lokal, Kopdes Merah Putih meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas, serta mengurangi ketimpangan ekonomi antara desa dan kota.
Hal ini selaras dengan tujuan dari Projo Jatim, maka progres ini menyatukan misi, sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan sembako murah untuk menekan inflasi pangan, klinik dan apotik desa untuk meningkatkan akses kesehatan, cold storage untuk hasil pertanian dan perikanan, serta layanan logistik desa untuk mendukung distribusi produk lokal. pada Selasa 2/6/2026.
Ketua DPD Projo Jatim, Muhammad Soleh, saat diwawancarai wartawan, kami mengapresiasi serta mendukung penuh progres Koperasi Desa Merah Putih Sebagai rumah besar di desa. Kopdes Merah Putih Sebagai wadah alternatif penyimpanan gabah petani pada saat panen raya, bahkan menyediakan buat penyimpanan cabai agar tetap fresh, ada mesin gilingnya agar tidak menunggu tengkulak. Ada cold storage untuk penyimpanan ikan hasil tangkapan nelayan dan lain lain, papar Soleh.
Lebih lanjut, Muhammad Soleh, mengatakan, kalau ada gudang kosong, tanah nganggur milik negara kalau bisa dipakai koperasi untuk menyimpan hasil panen petani, agar petani tidak panik lagi saat panen raya. Mohammad Soleh berharap, koperasi harus diberi sarana seperti mesin giling padi, cold storage kecil dan mesin pengering, walaupun modalnya tidak besar tetapi dampaknya akan bisa dirasakan langsung oleh petani.
Pemerintah harus memberikan kepercayaan penuh kepada koperasi pasar. Dapur ( MBG) Makan Bergizi Gratis, rumah sakit, kalau kepercayaan dari masyarakat 30 % belanjanya dari koperasi lokal, maka cukup membuat Koperasi hidup dan para petani akan makmur, pungkanya.











