banner 700x256

Pelajar SMK Diduga Menceburkan Diri di Jembatan Ngujur, Telah Ditemukan

banner 120x600
banner 336x280

Magetan – News PATROLI.COM –

Oprasi pencarian terhadap seorang pelajar SMK yang diduga menceburkan diri ke aliran Sungai Bengawan Madiun di kawasan Jembatan Ngujur, berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan, Korban di temukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (23/42026) sore.

Kejadian bermula ketika korban bernama Davin Andriano Mustaqin (18), seorang pelajar SMK, dilaporkan meninggalkan rumahnya di Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, sejak Selasa malam (21/04/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kecurigaan muncul setelah ditemukan sepeda motor beserta STNK dan sepasang sandal milik korban tertinggal di atas Jembatan Ngujur, Desa Gorang Gareng, Kecamatan Nguntoronadi. Pihak keluarga yang tiba di lokasi mengonfirmasi bahwa barang-barang tersebut memang milik Davin, namun keberadaan seorang pelajar SMK tersebut saat itu tidak diketahui.

Baca juga :  Motor Ditemukan Tanpa Pemilik di Jembatan Ngujur, Diduga Pemiliknya Menceburkan Diri

Laporan resmi masuk ke Call Center BPBD Magetan pada Rabu (22/04/2026). Upaya pencarian awal sempat terkendala oleh kondisi cuaca hujan dan peningkatan debit air Sungai Bengawan Madiun setinggi 50 cm pada Rabu malam.

Berikutnya hari Kamis (23/04/2026), operasi pencarian (Open SAR) resmi dibuka oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Magetan. Sebanyak 86 personil gabungan dikerahkan, yang terdiri dari BPBD Kab. Magetan & Madiun, BASARNAS Pos SAR Trenggalek, TNI dan POLRI, Relawan (SAR MTA, RAPI, Senkom, LPBI NU, dan berbagai unsur lainnya.

Tim dibagi menjadi 6 kelompok, 4 tim air menggunakan perahu LCR dan 2 tim darat untuk menyisir aliran sungai hingga radius kilometer dari titik awal.

Setelah melakukan teknik manuver ombak di bawah jembatan dan penyisiran hulu-hilir, kerja keras tim gabungan berhasil menemukan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *