banner 700x256

Pemkab Tulungagung Peringati Hari Air Sedunia Ke 30 Tahun

banner 120x600
banner 336x280

Tulungagung, Newspatroli.com

Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia Ke 30 Tahun, yang bertempat di Sumber Air Banyu Urip Desa Sidomulyo Kecamatan Gondang Tulungagung, mulai pukul 08.30 WIB.

Hadir dalam acara ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) Ir. Fauzi Idris, ME, Jajaran UPT PSDA Wilayah Sungai Brantas Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Jajaran Divisi Jasa ASA 2 Perum Jasa Tirta 1, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Tulungagung Anang Prastistianto, ST., M.Si, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Robinson P. Nadeak, SH.,MH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung Drs. Santoso, M.Si, Jajaran Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Jajaran Perum Perhutani, Camat Gondang Sugeng Riyadi, S.Sos, Kepala Desa Sidomulyo Mulyono Susanto, S.Ap, Kepala Desa Notorejo Mustaqim, Forkopimcam Kecamatan Gondang, serta Kepala Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait.

Acara yang diawali dengan giat sepeda sehat oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Tulungagung Anang Prastistianto, ST., M.Si beserta karyawan, dan para Stakeholder terkait, juga dibuka dengan penampilan seni jaranan campursari guna memeriahkan peringatan Hari Air Sedunia Ke 30 Tahun.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Tulungagung Anang Prastistianto, ST., M.Si dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan peringatan Hari Air Dunia ke 30 Tahun 2022 ini, diperingati pada hari ini Tanggal 30 Maret 2022, sesuai dengan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 065/5152/104.1/2022 Tanggal 18 Maret 2022, bahwa untuk pelaksanaan peringatan hari air sedunia dilaksanakan serentak se Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Bendungan Semantok Kabupaten Nganjuk oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa dan menyesuaikan dengan Peringatan Hari Air yang dilaksanakan Pemerintah Pusat di Bendungan Randugunting Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah oleh Menteri PUPR dan seluruh Kabupaten/Kota terhubung secara daring/zoom.

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Tulungagung, Tema peringatan ke 30 Tahun 2022 ini adalah Groundwater making the invisible visible, dengan makna melestarikan air tanah agar berkesinambungan. Hal ini didasarkan atas terus menurunnya kuantitas sumber air.

Selanjutnya, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan, masalah utama yang dihadapi berkaitan dengan sumber daya air secara umum adalah kuantitas air yang tidak mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Selain itu, karena adanya permasalahan perubahan iklim, perubahan tata guna lahan dan perubahan cekungan air tanah sehingga membuat banyak sumber air mengering.

Menurut data, dahulu ada sekitar 200 mata air yang tersebar di wilayah Kabupaten Tulungagung, akan tetapi pada tahun 2022 hanya tersisa 68 sumber air yang masih ada, diantaranya sumber air banyu urip ini. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam pengelolaan sumber daya air selalu berdasarkan 3 pilar utama sesuai dengan Undang Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air, yaitu konservasi sumber daya air pemberdayaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air.

Lebih lanjut, Bupati Tulungagung menambahkan, Konservasi sumber daya air diupayakan untuk mengoptimalkan tampungan air, agar dapat digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut melalui pelestarian sumber air, pembuatan embung, penanaman pohon di wilayah sumber air, dan pengawasan terkait penggunaan air tanah yang berlebihan.

Sedangkan untuk pendayagunaan sumber daya air, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendukung masyarakat untuk dapat memanfaatkan sumber daya air untuk kemajuan perekonomian, ketahanan pangan dan pariwisata, akan tetapi harus sesuai dengan kaidah teknis yang berlaku dan melalui proses perijinan yang sistematis, dimana pemanfaatan tersebut diantaranya dengan wisata air, dan kolam perikanan.

Di akhir rangkaian acara, dilaksanakan pemotongan tumpeng sebagai tanda wujud syukur Hari Air Sedunia, serta penanaman bibit tanaman dan penebaran benih ikan di Sumber Air Banyu urip oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung Anang Prastistianto, ST., M.Si serta Stakeholder terkait. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *