Jember – News PATROLI.COM –
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah area Gunung Watangan, Api membakar Hutan dan Lahan seluas 1,5 hektare (ha) dengan tanaman jenis Jati.
Kebakaran terjadi di areal petak 9B-1, kawasan Gunung Watangan RPH Puger, BKPH Wuluhan yang masuk wilayah administrasi Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan , Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tim gabungan dari unsur Perhutani dari RPH Puger BKPH Wuluhan, Pemerintah Desa Lojejer, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan dan dibantu oleh masyarakat hutan, turun melakukan upaya pemadaman karhutla tersebut.
Peristiwa kebakaran diketahui saat patroli rutin KRPH Puger dan jajaran mengetahui adanya Kebakaran hutan di petak 9B-1 selanjutnya menghubungi personel Perhutani lainnya dan Instansi tekait serta Tokoh Masyarakat (Tomas), meminta bantuan untuk mengerahkan warga masyarakat agar ikut serta melakukan pemadaman api di lokasi tersebut dengan menggunakan alat seadanya berupa Gepyok, Ranting, Garuk dan Sabit dan Kebakaran tersebut terjadi diduga oleh oknum orang yang tidak bertanggung jawab.
“Kita dari Pemerintah Desa Lojejer dari Perum Perhutani RPH Puger, BKPH Wuluhan bersama Anggota dari Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, Relawan, Destana dan warga masyarakat sekitar Hutan, untuk melakukan pemadaman api yang terjadi kebakaran diwilayah Gunung Watangan di petak 9B-1 dan Alhamdulillah pada malam hari ini sudah padam setelah kami berjibaku memadamkan api sekitar dua jam dengan peralatan manual,” tandas kepala Desa Lojejer Moh. Sholeh, SH., MSi yang ikut terjun langsung dalam kegiatan memadamkan Karhutla tersebut.
Selain melakukan pemadaman, Kepala Desa Lojejer juga memberikan imbauan kepada masyarakat Desa Lojejer agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta tidak meninggalkan api ketika selesai beraktivitas di lahan.
Kepala Desa Lojejer mengingatkan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga lingkungan, dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) agar dapat segera ditangani.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas dihutan Gunung Watangan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena kondisi vegetasi yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat menjalar dan menyebar,” pungkasnya










