Kencong Fest Carnival Terapkan Role Mode, Dinilai Unik dan Bisa Berhasil Pecahkan Rekor Muri

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Maraknya kasus dan permasalahan gelaran karnaval yang melibatkan sound horeg sering viral di publik, seperti kerusakan, peristiwa dan juga perihal penggunaan jalan yang dinilai tidak tertib.

Menyikapi hal tersebut, pihak panitia kegiatan Kencong Fest Carnival menerapkan metode barusan hal ini dinilai bisa berhasil serta menjadi barometer baru di Jawa Timur sebagai gelaran percontohan di tempat lain.

Sebanyak 34 peserta sound horeg yang ikut dan menempuh jarak lebih dari 3 Kilometer, oleh pihak panitia diberi waktu tiap sound dengan durasi waktu 5 jam mulai start hingga finish.

Hal ini dilakukan dan diperhitungkan dengan berbagai kajian dilakukan mulai jarak waktu dan sebagainya dan perform para peserta.

Selain itu, pihak panitia juga akan memecahkan rekor muri dengan peserta sepanjang jalan dari Star sampai finish akan membunyikan lagi kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta.

Baca juga :  Jasad Korban Akibat Tergulung Ombak Laut Selatan Ditemukan Nelayan

“Kami Kencong berbeda, kami terapkan role mode dan waktu yang kita tentukan, jika ini berhasil Kecamatan Kencong bisa jadi percontohan,” tandas Heru Tomas selaku ketua panitia.

Ditempat yang sama , pihak tim teknis M. Rochul Uluma atau akrab disapa mas Pitix juga menerangkan. “Kami adakan pecah rekor muri dengan membunyikan bersama sama pada jam yang sudah kami tentukan. Selain itu kami ajak masyarakat berdiri dan hormat bernyanyi bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya selain itu di finish juga kami adakan fashion show dengan berbagai tema.” paparnya.

Dilokasi terpisah, salah satu panitia dan juga ketua JSSC ( Jember Sound Sistem Community ), Arief Sugihartani yang juga owner TMA Pro Audio menjelaskan.

“Kami mohon doa, dan jika ini berhasil diterapkan di Kencong saya yakin ini sebagai ajang percontohan.” jelas Mas Kaji Arief panggilan akrabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *