99 Kelompok Tani dan Gapoktan Terima Bantuan Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman, Dukung Ketahanan Pangan

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), secara resmi berikan Pembinaan Sekaligus Penyerahan Bantuan Sarana Prasarana Perlindungan Tanaman kepada 99 kelompok tani atau Gabungan Kelompok Tani di wilayah Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung di Aula DKPP. (22/7/2026)

Bantuan tersebut Dalam upaya mencapai swasembada pangan serta mendukung program ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan pembinaan sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan sarana prasarana dan perlindungan tanaman Tahun Anggaran 2026 kepada kelompok tani/gabungan kelompok tani.

Adapun Peserta dalam kegiatan ini Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Bojonegoro, Koordinator BPP dan Penyuluh Lapangan, Ketua Poktan / Gapoktan Penerima Bantuan.
Bantuan meliputi empat jenis, yaitu:

a. Bantuan Irigasi Perpompaan, bersumber dari dana APBN, untuk meningkatkan ketersediaan air pada lahan pertanian.
b. Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), bersumber dari APBD Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur, untuk memberikan jaminan ganti rugi akibat banjir, kekeringan, maupun serangan hama dan penyakit.
c. Bantuan Pupuk NPK Non Subsidi untuk Tembakau, bersumber dari APBD Kabupaten, untuk mendukung produktivitas dan kualitas hasil tembakau petanid.
d. Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Combine Harvester Besar dan Traktor Roda 4, bersumber dari dana APBN, untuk mempercepat proses olah tanah, tanam, dan panen.
Bantuan di serahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dan Berpesan Bantuan Pemerintah ini agar di manfaatkan dengan sebaik baik nya dan di rawat dengan jangka panjang serta saling rukun dalam mengelola, supaya dapat memberikan manfaat kepada semuanya dan lebih maksimal.

Baca juga :  Damai Bermartabat, Adat Lampung Satukan Kembali Pemuda Pekurun dan Personel Brigif Way Rarem

Saya berharap sinergi Gapoktan dengan Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian yang ke dua kolaborasi dan kekompakan dalam mempergunakan alat yang sudah di berikan, “karena tentu kita ingin Bojonegoro menjadi lumbung pangan Nasional, tidak hanya untuk Jawa Timur.” Ungkap Bupati.

lebih lanjut, Kita terus berusaha untuk Ketersediaan embung se banyak banyak nya sehingga air yang tercukupi di sawah dan tidak kekurangan air. Kita maksimal betul untuk urusan air dengan harapan tidak lagi jadi pembahasan atau permasalahan dalam musim tanam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *