banner 700x256

Pemda Dompu akan Kawal Pembangunan Pelabuhan Kilo

Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, didampingi Sekda Dompu, Gatot Gunawan PP, dan kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, H. Gaziamansyuri, memimpin rapat evaluasi rencana pembangunan pelabuhan Kilo, Rabu, 6 April 2022.
banner 120x600
banner 336x280

Dompu-NTB, Newspatroli.com

Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Dompu akan fokus mengawal rencana pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo Kabupaten Dompu oleh Kementrian Perhubungan RI tahun 2023. Tahun 2022 ini, studi penyusunan rencana induk, daerah lingkungan kerja dan daerah lingkungan kepentingan pelabuhan Kilo akan dilakukan sebagai syarat dimulainya konstruksi.

“Target dan fokus kita, mengawal rencana pembangunan pelabuhan Kilo oleh Kementrian Perhubungan. April 2022 ini, pemenang tender untuk penyusun dokumen RIP,” tegas Wakil Bupati Dompu, H Syahrul Parsan, ST, MT pada rapat khusus evaluasi rencana pembangunan pelabuhan Nusantara Kilo di ruang rapat Bupati, Rabu, 6 April 2022.

Apa yang menjadi syarat yang menjadi kewajiban daerah dan syarat pembangunan pelabuhan sudah dipenuhi. Bahkan rencana pembangunan pelabuhan Nusantara Kilo ini sudah masuk dalam perencanaan nasional di Bappenas dan Kementrian Perhubungan. “Tinggal sekarang kita kawal saja, agar jangan sampai ada halangan,” ungkapnya.

Baca juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Najmul–Kus, Lombok Utara Deklarasikan Peradaban Kurma Tropis Dunia

Soal rencana pengembangan pelabuhan Calabai dan pelabuhan Kempo yang juga masuk dalam usulan, H Syahrul menegaskan, tidak mungkin pembangunan akan dilangsungkan serentak dalam setahun anggaran. Sehingga pihaknya akan tetap memprioritas untuk pembangunan pelabuhan Kilo.

“Intinya, rencana pemerintah pusat yang sudah memasukan pembangunan pelabuhan Kilo dalam perencanaan pembangunan tahun 2022 – 2023 harus kita kawal,” tambah kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs H Gaziamansyuri, M.Ap.

Rencana pembangunan pelabuhan Nusantara Kilo sudah mendapat penetapan dari Mentri Perhubungan RI. Kewajiban daerah menyiapkan lahan seluas 30 Ha sudah diserahterimakan kepada Direktorat Jendera Perhubungan Laut pada 27 Februari 2020 lalu. Pada tahun 2021 lalu, Kementrian Dirjen Perhubungan Laut sudah menyelesaikan survei investigasi desain (SID) untuk fasilitas pelabuhan Laut Kilo. (Ony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *