banner 700x256

Presiden Jokowi Tegaskan Lanjutkan Proyek Normalisasi Kali Ciliwung, Sempat Terhenti Era Anies

banner 120x600
banner 336x280

Jakarta – News PATROLI.COM –

Presiden Joko Widodo meninjau langsung proyek normalisasi Kali Ciliwung yang ada di Jalan Inspeksi Ciliwung, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (21/02/2023). Proyek ini agak lama terhenti, terutama selama era Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Presiden menegaskan bahwa proyek itu akan segera dilanjutkan kembali setelah terhenti cukup lama tersebut.

“Ya, ini normalisasi Kali Ciliwung ini tinggal 17 kilo (meter), kira-kira 17 kilo. Setelah berhenti agak lama, ini akan segera kita mulai. Karena sudah ada beberapa titik yang sudah dibebaskan, misalnya di Rawajati segera bisa dimulai konstruksinya, sheet pile-nya oleh Kementerian PU,” ujar Presiden, usai peninjauan dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Tidak hanya di kawasan Rawajati, Presiden menyebut proyek normalisasi di kawasan Pengadegan juga akan dilanjutkan pengerjaannya. Bahkan, pembayaran untuk pembebasan lahan akan dimulai esok hari.

“Sehingga, nanti titik-titik yang sudah dibebaskan langsung konstruksinya jalan,” ungkap Presiden.

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terus menempel Presiden Jokowi saat selama melakukan peninjauan di lokasi proyek.

Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan target kepada para pihak terkait untuk menyelesaikan proyek normalisasi Kali Ciliwung pada akhir tahun 2024 mendatang. Presiden meyakini proyek normalisasi Kali Ciliwung akan mengurangi banjir di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga :  JMSI Apresiasi Kerja Keras Menteri Koperasi, Ferry Juliantono: Kemenkop Ubah Strategi Komunikasi, Lebih Merangkul Kelompok Milenial dan Gen Z

“Saya menargetkan proyek normalisasi Kali Ciliwung selesai pada akhir tahun 2024. Pekerjaan ini penting untuk mengurangi banjir di wilayah DKI Jakarta. Dan bukan hanya Kali Ciliwung, normalisasi juga akan dilaksanakan di 12 sungai lainnya di Jakarta,” tegas Presiden.

“Ini akan mengurangi, sangat akan mengurangi yang namanya banjir karena air yang dari atas juga ditahan oleh Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi,” tutur Presiden.

Presiden menambahkan bahwa masih terdapat 12 sungai di DKI Jakarta yang akan dilakukan normalisasi. Meski fokus pada Kali Ciliwung, namun normalisasi 12 sungai lainnya juga akan segera dimulai.

“Semuanya dimulai, semuanya dimulai tapi kita akan fokus, konsentrasi di Ciliwung,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden, ada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *