Jember , Newspatroli.com
Terbatasnya pengetahuan petugas Relawan pemakaman bagi jenazah yang tepapar Covid-19, mendorong Pemerintahan Desa tegalwaru menggelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19 Bagi Para Tim Relawan Desa Tegalwaru, Rabu(18/agustus/2021).
Pelatihan yang digelar di balai desa setempat, dihadiri Camat mayang AJIB, S.IP. unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, serta Narasumber dari Kepala puskesmas dr.ABD Rouf dan Kapolsek mayang IPTU Bejul nasution SH. dan Danramil 0824 mayang Kapten CHB aliyil abror.
Camat Mayang Ajib S.IP , dalam kesempatan tersebut mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan sebagai acuan penerapan penanganan jenazah pasien Covid-19. Menurutnya, melalui pelatihan tersebut diharapkan bisa memberi pengetahuan yang benar kepada para Tim Relawan dalam penanganan jenazah Covid-19. Sehingga tidak terjadi kesalahan yang justru akan membahayakan diri bagi Tim Relawan desa,baik pihak keluarga maupun masyarakat sekitar.

Para tim Relawan desa yang akan menangani kematian warganya, perlu mendapatkan pengetahuan untuk penanganan jenazah terkait Covid-19. Sehingga dalam pemulasaran jenazah Covid-19, dapat dilaksanakan dengan tertib sesuai syariat agama dan sesuai prokes penanganan jenazah Covid-19,” Tuturnya.
Sementara, Kapolsek mayang IPTU Bejul nasution SH, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada peserta yang mengikuti pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19. Menurutnya, dengan mengikuti pelatihan tersebut, menandakan adanya kepedulian terhadap sesama ditengah situasi darurat pandemi Covid-19 saat ini.
“Kasus Covid-19 di Kabupaten Jember saat ini Masih dalam Level 3, sementara sarana dan petugas medis kita terbatas. Sehingga mereka (petugas medis) seringkali kewalahan dalam menangani pasien Covid-19 termasuk pemulasaran jenazah Covid-19. Melalui pelatihan yang dilaksanaknan saat ini, merupakan langkah antisipasi supaya para Tim Relawan desa bisa membantu tenaga medis dalam menangani pemulasaran jenazah Covid-19,” ujar bapak PJ Mokh. Yasid.
Selanjutnya Danramil meminta, kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan tersebut dengan baik, agar seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat dipahami. Sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai tahapan pemulasaran serta sesuai dengan syariat dan protokol kesehatan.

“Tidak henti-hentinya saya terus menghimbau kepada bapak/ibu semuanya untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan melakukan 5 M, agar kita terhindar dari paparan Covid-19 sekaligus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.
Adapun materi yang disampaikan narasumber dalam pelatihan tersebut antara lain, cara pengelolaan jenazah pasien Covid-19, mulai dari ruangan, pemindahan ke kamar jenazah, pengelolaan jenazah di kamar jenazah, serah terima kepada keluarga, pemulangan jenazah hingga menuju pemakaman. (dik)










