MOJOKERTO. Newspatroli.com
Anggota DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi PDI- Perjuangan Ferbriana Meldyawati, SH, mengelar acara Serap Aspirasi Masyarakat ( RESES ) di Sentanan Gang III, Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto, Kamis Sore ( 19 / 8 / 2021 ).
Saat RESES tersebut, Anggota Dewan yang duduk di Komisi 1 DPRD Kota Mojokerto itu menjalankan
Protokol Kesehatan ( Prokes ) tentang Pencegahan dan Penularan Covid-19, dengan cara penyediaan masker, handsanitizer dan jumlah peserta yg dibatasi sehingga tidak menimbulkan kerumunan, bahkan setiap peserta atau undangan Reses yang datang langsung diarahkan untuk cuci tangan pakai sabun Hand sanitizer, setelah itu suhu badannya diperiksa, setelah itu baru dipersilahkan duduk dengan jarak yang telah diatur sekitar satu meter dengan peserta yang lain atau menjaga jarak.
Sementara itu Ibu Melda, sapaan akrab Ferbriana Meldyawati ini dalam sambutan awalnya dirinya minta doa kepada masyarakat atau konstituennya agar dirinya selalu Istiqomah dalam mengemban Amanah sebagai Anggota DPRD Kota Mojokerto, untuk selalu melakukan yang terbaik untuk masyarakat Kota Mojokerto ini, dan dirinya juga minta maaf kepada para undangan peserta Reses , bahwa untuk Reses tahun itu penyelenggaraannya kurang maksimal, dan terkesan terburu buru, hal ini dikarenakan saat ini situasi dalam keadaan masih Pandemi Covid-19 dan juga adanya aturan Pembrrlakuan PPKM dari Pusat, sehingga waktunya pun dibatasi, tidak boleh lama- lama, sehingga untuk usulan pun dibatasi pula, Namun jika ada usulan warga, namun waktunya tidak mencukupi para peserta Reses bisa menghubungi Ibu Melda melalui WA -nya

Sementara itu pada sesi tanya jawab, salah satu warga, Adi Chandra seorang pedagang mengeluhkan dan belum paham dalam pengurusan NIB ( Nomor Induk Berusaha ) di Pemkot Mojokerto , begitu juga tentang pembayaran pajak dan lain- lainya.
Dilain pihak, ada salah saru warga miskin peserta Reses, Wan, mengeluh mengapa dirinya yang orang tak punya ini tidak pernah mendapat bantuan dari Pemerintah, padahal dirinya ini layak mendapatkan bantuan karena terdampak Pandemi Covid-19 dan adanya aturan PPKM DARURAT COVID-19. Selain itu Wan juga menyampaikan dibelakang Swalayan Bentar itu sering terjadi salah alamat, sehingga ia berharap kepada Pemerintah agar persoalan ini juga diperhatikan, sebab alamat Gang- nya rancu.
Dilain pihak, usai menjawab pertanyaan – warga yang mengeluh tersebut, Bu Melda secara simbolis memberikan bantuan Sembako berupa beras kepada peserta Reses, setelah itu dirinya berkesempatan keliling menemui masyarakat. ” Saya bertemu lansia beliau banyak bercerita tentang dampak COVID-19 dan Aturan pembelakuan PPKM, dan saya lihat keadaan nya sehat – sehat saja, syukurlah beliau sekeluarga tetap semangat dan sehat, ketika saya mau pulang diakhir pembicaraan , beliau mendoakan saya dan keluarga, agar selalu mendapatkan perlindungan Alloh SWT, sehat dan istiqomah dalam pekerjaan, Saya pun mengucapkan Aamin YRA, Sembari mengucapkan terima kasih Mbah, ” ucap Bu Melda kepada Media ini saat dilakukan sesi wawancara.( Kartono )
















