banner 700x256

Resmikan Pasar Krempyeng Bantengan, Bupati Sugiri: Semoga Perekonomian dan Kesejahteraan Masyrakat Meningkat

banner 120x600
banner 336x280

Ponorogo, Newspatroli.com

Meningkatkan perekonomian bagi masyarakat, Pemerintah Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo mendirikan pasar kremyeng bantengan. Pasar kremyeng bantengan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Kamis (9/12/2021).

Dalam kegiatan Bupati Sugiri meresmikan pasar tersebut didampingi oleh Kepala dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum), Camat Jetis, Kapolsek Jetis, Danramil Jetis, dan Perwakilan Bank Jatim Ponorogo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan dengan adanya pasar kremyeng di desa Mojorejo ini bisa menambah nilai ekonomi perkapita di desa Mojorejo. “Pasar yang rame setiap pasaran wage, legi, dan pon ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” Ungkapnya.

Bupati Sugiri sangat mengapresiasi adanya pasar kremyeng menjadi pasar desa hal ini sesuai dengan program PKK, dan bergotong royong membangun desa. “Ini merupakan inisiatif yang top, untuk menambah perekonomian warga,” Imbuhnya.

Bupati Sugiri juga akan mendorong semua desa untuk membuka pasar desa, sehingga perputaran uang ditingkat bawah akan semakin tinggi, serta mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat desa. “Saya mimpi besar nantinya seluruh desa agar membuka pasar desa, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan,” Tegasnya. Sementara itu Hermanto, Kepala Desa Mojorejo menceritakan pasar kremyeng ini dulunya merupakan dampak dari dibangunnya pasar jetis, sehingga pedagang dari desa Mojorejo dan sekitarnya ini menggelar dagangannya di perbatasan desa Karanggebang dan Tegalsari.

Baca juga :  Pastikan Stok Aman, Polres Jombang Cek Ketersediaan LPG 3 Kg di Wilayahnya

Seiring waktu semakin banyak pedagang yang berjualan disitu serta keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. “Pasar ini dulunya disebut pasar pring, seiring berjalannya waktu banyak pedagang yang berjualan disini, karena banyak masyarakat yang membeli kebutuhannya di pasar tersebut,” Jelasnya. Lebih lanjut Hermanto juga mengatakan di pasar kremyeng ini ada 86 lapak yang sudah terisi penuh dari pedagang dari desa Mojorejo dan sekitarnya. (Why/Ktm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *