banner 700x256

Tahun 2022, Ada Ratusan PNS di Ponorogo yang Pensiun

banner 120x600
banner 336x280

Ponorogo, Newspatroli.com

Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal berkurang banyak. Pasalnya, tahun depan ada ratusan PNS yang memasuki masa purna tugas atau pensiun. Terlebih, banyaknya PNS yang pensiun itu, tidak dibarengi dengan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Ada 664 PNS yang tahun depan mulai pensiun. Sehingga bisa dikatakan memang berkurang banyak, karena juga tidak ada perekrutan CPNS tahun depan,” kata Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Ismoyo, Jumat (10/12/2021).

Perekrutan abdi negara itu adanya pada tahun ini, yakni sebanyak 153 CPNS. Dimana sudah sampai tahap tes SKB tinggal menunggu pengumuman saja. Rencananya, kekosongan ratusan formasi itu bakal diisi dengan perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sehingga kelak PNS hanya sebagai pengambil kebijakan saja.

Baca juga :  Perhutani KPH Bondowoso Bersama Kejari Jalin Sinergitas Dalam Penyelesaian Penguasaan Kawasan Hutan Agroforestry

“Pengisian formasi lewat perekrutan PPPK sebenarnya juga masih kurang. Sebab hanya sebatas menggantikan jumlah PNS yang pensiun,” katanya.

Di sisi lain, banyak satuan kerja yang mengajukan tambahan pegawai ke pihak BKPSDM. Terlebih, sejumlah kantor kecamatan di bumi reyog juga membutuhkan tenaga pegawai. Sementara BKPSDM, kata Ismoyo belum bisa memenuhinya, sebab tidak adanya pendaftaran CPNS lagi.

Ismoyo menambahkan bahwa ratusan calon PPPK nantinya juga belum tentu lolos seleksi semuanya. Sebab, dalam tesnya nanti akan ada passing grade (nilai minimum) yang harus dicapai peserta. Selain itu, syarat lainnya yakni berpengalaman minimal tiga tahun di jabatan fungsional yang akan dilamar tersebut.

“Tahun depan itu hanya ada perekrutan PPPK, untuk CPNS tidak ada. Itupun perekrutan PPPK juga hanya ada sekali,” pungkasnya. (Why/Ktm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *