banner 700x256

155 Pelatih SH Terate Bojonegoro Ikuti Pelatihan dan Digitalisasi Admin UKT

banner 120x600
banner 336x280

‎Bojonegoro – News PATROLI.COM –

Menjelang pelaksanaan ujian kenaikan tingkat siswa, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar pelatihan pelatih dan admin Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), Minggu (12/4/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Latihan (Puslat) SH Terate Gantari Kirana ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelatih, sekaligus memperkuat sistem administrasi ujian berbasis digital. ‎ ‎Acara dibuka oleh Ketua II Bidang Kepelatihan, Endro Setyo Widodo, serta dihadiri jajaran pengurus cabang dan para pelatih yang juga bertindak sebagai pemateri.

“Kegiatan ini merupakan pelatihan lanjutan yang mencakup materi Senam Toya, Jurus Toya, hingga Kripen lengkap. Selain itu, peserta juga melakukan input data dari jambon ke hijau untuk program 2027,” jelasnya.

Dijelaskan, pelatihan ini menitikberatkan pada penyamaan persepsi serta penyelarasan materi gerak, jurus, dan kripen pasangan sesuai ajaran SH Terate. Di sisi lain, sistem digitalisasi administrasi yang telah diterapkan menuntut admin UKT untuk memahami mekanisme penilaian secara menyeluruh.

Baca juga :  Ukur Kesiapan Jasmani Prajurit, Kodim 0813 Bojonegoro Gelar PSJM

“Setelah data diinput, sistem akan menghasilkan ID card, piagam, dan sertifikat secara otomatis,” imbuhnya.

‎Pria yang karib disapa Kangmas Endro ini menekankan, bahwa peningkatan kompetensi pelatih menjadi kunci dalam mencetak warga SH Terate yang berkualitas.

“Selain kemampuan teknik mengajar dan evaluasi siswa, yang tidak kalah penting adalah penanaman karakter, disiplin, serta etika bagi para pelatih,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris I SH Terate Bojonegoro, Suroto menegaskan, bahwa pelatihan ini memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ajaran dan manajemen organisasi.

‎“Tujuan utama kegiatan ini adalah menyamakan materi jurus, meningkatkan manajemen data siswa melalui sistem informasi, serta memperkuat kepelatihan di tingkat cabang,” ujarnya. ‎ ‎Suroto menambahkan, sebanyak 155 peserta mengikuti pelatihan ini terdiri dari utusan 28 ranting dan 3 komisariat se-Cabang Bojonegoro.

‎”Setiap perwakilan mengirimkan tiga pelatih ajaran dan dua admin UKT,” imbuhnya.

Dalam kegiatan pelatihan ini juga dihadiri sejumlah pelatih cabang, di antaranya Ruju, Nur Ali, dan Budi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *