banner 700x256

Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB, Komitmen Dukung Ekosistem Halal

banner 120x600
banner 336x280

Malang – News PATROLI.COM –

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi menerima penghargaan bergengsi dari Halal Metric Universitas Brawijaya, dalam acara Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026 dengan tema :“Orchestrating the Halal Ecosystem: Bridging Research, Infrastructure, and Policy”. Di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM, Universitas Brawijaya, Selasa, 5 Mei 2026.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi sertifikasi halal bagi produk-produk UMKM dan industri di wilayah Bojonegoro. Penyerahan penghargaan di serahkan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dengan kategori Gold HE, Silver Policy, Bronze ICPE.

Prof Widodo Rektor Universitas Brawijaya mengatakan kami terus berkomitmen dalam riset halal, Laboratorium Terakreditasi UB adalah perguruan tinggi pertama yang memiliki laboratorium halal terakreditasi ISO 17025 dan diakreditasi oleh KAN (Komite Akreditasi Nasional) Republik Indonesia. UB merupakan perguruan tinggi pertama yang memiliki LPH (Lembaga Pemeriksa Halal) di Indonesia. Inovasi Teknologi Kami mengembangkan banyak inovasi terkait diagnostik, deteksi, hingga sistem informasi halal.
Melalui acara ini, kami ingin menegaskan bahwa halal bukan hanya untuk konsumsi umat Islam semata, melainkan sebuah ekosistem penting dalam industri nasional maupun internasional. Kita tidak hanya bergantung pada regulasi global, tetapi bisa menawarkan platform yang lebih baik, higienis, manusiawi, dan sesuai konsep Rahmatan lil ‘Alamin.

Baca juga :  Dialog Publik Digelar RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Guna Meningkatkan Layanan Kesehatan

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan Penghargaan yang kita terima hari ini melainkan bukti nyata dari kerja keras, komitmen, dan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan para pelaku UMKM dan Pelaku Industri. Di era pasar global saat ini, sertifikasi halal bukan lagi sekadar pemenuhan aspek religius, melainkan menjadi standar kualitas dan instrumen pemasaran yang sangat kuat. Dengan kepemilikan sertifikat halal, produk kita memiliki daya saing yang lebih tinggi, memberikan rasa aman bagi konsumen, dan membuka pintu pasar yang lebih luas—baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan kita meraih penghargaan ini adalah validasi bahwa program kolaborasi kita berada di jalur yang benar. UMKM naik kelas bukan lagi sekadar jargon, tapi kenyataan yang kita upayakan bersama. Harapan ke Depan kepada para pelaku UMKM, saya berpesan, Teruslah menjaga konsistensi kualitas produk. Jadilah inspirasi bagi rekan-rekan pelaku usaha lainnya yang belum bersertifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *