Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek P3-TGAI Rp195 Juta di Bandar Sakti Disorot

banner 120x600
banner 336x280

Lampung utara – News PATROLI.COM –

Proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Bandar Sakti, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, dengan anggaran Rp195.000.000 dari APBN Tahun Anggaran 2026 diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Dugaan tersebut muncul setelah tim menemukan adanya pemasangan paving block yang retak dan pecah di lokasi kegiatan. Proyek ini dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sido Makmur.

Berdasarkan penelusuran, mutu paving block yang dipasang dikhawatirkan tidak memenuhi standar SNI untuk konstruksi irigasi. Di lokasi juga ditemukan paving block dalam kondisi retak dan pecah yang tetap dipasang.

Standar pengerjaan paving untuk irigasi umumnya menggunakan perbandingan campuran yang kuat serta proses pemadatan dan perawatan sesuai ketentuan. Namun di lapangan tidak terlihat adanya proses tersebut.

Baca juga :  Kades Ogan Jaya Andi Fauzan: Lomba Ini Wadah Pererat Silaturahmi Warga

Pelaksana kegiatan adalah P3A Sido Makmur. Saat dikonfirmasi, pekerja di lapangan mengarahkan kepada Jumari. Berdasarkan informasi, Jumari merupakan kerabat dari Kepala Desa Bandar Sakti.

Lokasi kegiatan berada di Desa Bandar Sakti, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara. Sumber dana proyek berasal dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Proyek P3-TGAI bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian. Jika mutu bangunan tidak sesuai, dikhawatirkan manfaat proyek tidak optimal dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, Jumari dan Kepala Desa Bandar Sakti belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan belum mendapat respons.

Pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan klarifikasi dan melakukan evaluasi agar proyek ini berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Heri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *