Sidoarjo, NewsPATROLI.COM –
Jawa Timur resmi melepaskan distribusi perdana karkas ayam petelur afkir beku (frozen) menuju wilayah Indonesia Timur, Selasa (1/9/2026). Kegiatan bersejarah ini berlangsung di Gudang Frozen Gelam, Sidoarjo, dan menjadi terobosan pertama kalinya di Indonesia dalam upaya memperluas jangkauan pasokan daging ayam sekaligus memberdayakan peternak lokal.Pelepasan dan peluncuran perdana distribusi karkas ayam petelur afkir frozen ke kawasan Indonesia Timur adalah terobosan pertama di Indonesia.
Dihadiri Direktur Hilirisasi Hasil Pertanian Dr. Drh. Makmun, M.Sc, Direktur Komersial Dwi Suntoro, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Heri Widyatmoko, M.Sc, Kepala Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri, perwakilan Koperasi Peternak Blitar Rofi, serta para ketua kelompok koperasi peternak Blitar dan Kediri.yang berlangsung Selasa, 1 September 2026. Gudang Frozen Gelam, Sidoarjo, Jawa Timur.
Untuk memperluas pasar hasil peternakan ayam petelur afkir, menjamin keberlanjutan usaha peternak, memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia Timur, dan menjalankan amanat Kementerian Pertanian agar peternak tumbuh bersama dan berdaya saing. Melalui kerjasama sinergis antara pemerintah daerah, BUMN, ID Food, koperasi peternak dengan komitmen pengiriman rutin dan berkelanjutan, bukan sekadar program sesaat.
Pelepasan distribusi ini menjadi momen bersejarah karena Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana mengingat peran strategis Kabupaten Blitar dan Kediri sebagai penyuplai utama karkas ayam di wilayah tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi gerak cepat pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Dr. Drh. Makmun, M.Sc menyampaikan rasa syukur dan harapan agar program ini dapat berjalan berkelanjutan, bukan sekadar dibuka lalu ditutup kembali.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya. Mudah-mudahan kita selalu diberikan kekuatan dan kesehatan untuk terus berproduktif membangun negeri. Sesuai amanat Bapak Menteri Pertanian, ID Food dan BUMN bergerak untuk membantu para peternak dan koperasi agar semua bertumbuh bersama. Anak bangsa ini harus kompak, karena tanpa kebersamaan sulit kita maju bersama. Janji kami pengiriman ini akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, untuk menarik dan memberdayakan peternak ayam petelur maupun ayam merah,” tegas Drh. Makmun.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Heri Widyatmoko, M.Sc menyambut baik langkah ini dengan perasaan bangga sekaligus terharu.
“Saya sangat terharu, bangga, dan sekaligus terkejut melihat kegiatan ini berjalan begitu cepat. Kami dari Kabupaten Blitar mendukung penuh langkah ini dan siap mendampingi para ketua koperasi peternak demi keberlanjutan usaha peternak di daerah kami,” ujar Heri Widyatmoko.
Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai daerah menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga rantai pasok pangan yang stabil, adil, dan menguntungkan peternak maupun konsumen. Program ini diharapkan tidak hanya membuka pasar baru ke Indonesia Timur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan peternak ayam di Jawa Timur pada umumnya, serta Blitar dan Kediri pada khususnya.(Tri/Red)










