Jember  

Perkuat Toleransi Lintas Agama GP Ansor Kencong Gelar Launching Kampung Moderasi Beragama

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Upaya menjaga dan menguatkan toleransi serta kerukunan antar umat beragama, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kencong melakukan kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur , Sabtu, 19/9/2026.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi moderasi beragama berbasis lokasi, yang dirancang dengan paparan pembahasan isu-isu aktual dan penguatan moderasi beragama.

Sebanyak 120 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lintas agama (Islam, Kristen, katolik, Hindu dan Santo Darmo) diseluruh wilayah Jember selatan.

Hadir sebagai narasumber antara lain , Kabag TU Kemenag Kabupaten Jember Bapak H. Faisol Abrari, M.pd, Ketua LP2M Kampus UAS Kencong, Ibu Wulandari, MH, Bapak Camat Umbulsari dan Kades Sukoreno.

Dalam sambutan disela mengikuti kegiatan bersama, Agus Nur Yasin, selaku ketua PC. GO. Ansor Kencong menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Desa Sukoreno atas dukungan dan keterlibatannya.

“Kampung Moderasi Beragama bukan sekedar simbol kegiatan seremonial, melainkan ruang nyata untuk menumbuhkan harmoni dan kebersamaan ditengah perbedaan. Nilai toleransi, saling menghargai, dan gotong royong harus terus dirawatdan dijaga agar menjadi budaya bersama,” Kata Agus.

Baca juga :  Pastikan Kualitas Beras, Kades Mojomulyo Tinjau Langsung Bantuan Pangan kepada 1.190 KPM

Dilokasi yang sama, Sekretaris PC. Ansor Kencong, Dr. H. Asnawan, S.Pd., M.Si., menegaskan dalam paparan moderasi Beragama bahwa agama memiliki peran penting sebagai garda depan moderasi beragama.

“Kita tidak hanya berdakwah, tetapi juga hadir sebagai penengah, penjaga harmoni, dan pelopor dialog antar umat. Kegiatan berbasis lokasi seperti ini menjadi labolatorium nyata moderasi beragama ditingkat akar rumput,” ujar Asnawan.

Perwakilan penyuluh lintas agama, Romo Catur (Katolik), Sudarmi ( tokoh Hindu) dan Sunyoto (Sapto Dharmo), juga menyampaikan apresiasi dan kesan positif atas diselenggarakannya kegiatan ini.

“Kami merasa senang hidup di masyarakat Desa Sukoreno. Inilah makna sejati moderasi beragama, saling mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan dengan damai.” Singkat salah satu pemuka Agama.

Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kencong, berkomitmen untuk terus mengutamakan moderasi beragama berbasis komunitas dan kearifan lokal, demi terwujudnya kehidupan masyarakat Kabupaten Jember yang damai, toleran, dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *