banner 700x256

Produk UMKM Kabupaten Dompu akan Dipasarkan Selama Event MotoGP

Bupati Dompu, Kader Jaelani mengenalkan produk UMKM Songgajah berupa mete panggang yang lolos untuk dipasarkan di booth produk UMKM arena MotoGP Mandalika saat acara syukuran setahun kepemimpinannya di Dompu
banner 120x600
banner 336x280

Dompu-NTB, Newspatroli.com

Produk UMKM Kabupaten Dompu bakal dipasarkan selama event MotoGP Mandalika Lombok. Mete panggang dan berbagai produk olahannya akan mengisi booth (stan) yang silver yang disiapkan Pertamina bagi UMKM terpilih se NTB.

Bupati Dompu, Kader Jaelani pada syukuran setahun kepemimpinannya di Dompu mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya produk mete Songgajah Dompu sebagai salah satu produk UMKM yang bisa dipasarkan selama event MotoGP di Mandalika. “Alhamdulillah produk mete Songgajah terpilih sebagai salah satu produk UMKM kita yang akan dipasarkan di event MotoGP,” kata Aba Kader Jaelani (AKJ).

Produk mete Songgajah yang akan dipasarkan.(Suara NTB/ist)

Ia pun berharap akan bermunculan UMKM berkualitas dari Dompu, sehingga produknya bisa bersaing dengan produk – produk UMKM lain dan bisa ditampilkan pada event – event bergensi seperti MotoGP. “Bagi produk UMKM yang belum lolos harus jadikan ini untuk introspeksi diri dan membenahi produknya,” katanya.

Pemilik UMKM Songgajah, Tinar Mainati Kusumadewi kepada Suara NTB, Selasa, 15 Maret 2022 mengungkapkan, terpilihnya mete Songgajah untuk mengisi booth silver di arena MotoGP Mandalika selama event MotoGP setelah melalui kurasi atau penilaian oleh tiga lembaga. Yaitu Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pertamina, dan Dinas Koperasi UKM NTB. Pada saat kurasi, best seller produk yang ditampilkan dan yang lolos produk mete panggang.

Pada arena event MotoGP, setiap UMKM disiapkan satu booth. Untuk memaksimalkan tempat, produk olahan mete juga akan ditampilkan di stan penjualan. Karena stan tersebut disiapkan pertamina secara gratis bagi UMKM yang lolos penilaian dan pihaknya tinggal mengisinya dengan produk penjualan. Kamis, 17 Maret 2022 ini direncanakan untuk survei lokasi dan Jumat sudah harus rampung pengisiang barang jualan, karena Jumat sore sudah steril arenanya.

Baca juga :  Harga Beras Diawasi Ketat, Polda NTB Siap Tindak Distributor Nakal

Dewi, sapaan akrah Tinar Mainati Kusumadewi ini mengungkapkan rasa syukurnya bisa tampil di event dunia MotoGP. Ia pun berharap, produk – produk UMKM-nya bisa terjual maksimal di event MotoGP Mandalika. Kalaupun tidak maksimal, moment ini menjadi moment promosi ke banyak orang. Itulah yang membuatnya sangat bersyukur, terlebih bisa mewakili UMKM dan menjadi kebanggaan tersendiri. “Kami sudah merasa terpuaskan bisa tampil mewakili Dompu, mewakili teman – teman UMKM juga. Terus bisa berada di event dunia seperti saat ini,” jelasnya.

Selain akan tampil mengisi booth di arena MotoGP, produk Mete Songgajah juga menjadi salah satu produk UMKM binaan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI karena lolos kurasi nasional. Dari 300 UMKM se Indonesia, UMKM Songgajah Dompu berhasil lolos mewakili Dompu, Bima dan Kota Bima. “Planogram itu dipasang di bandara Internasional Majdi mulai 1 sampai 31 Maret. Jadi sudah berjalan dua pekan,” ungkapnya.

Selama mengisi program ini, produk mete Songgajah mendapat hasil penjualan yang cukup luar biasa. Untuk ketersediaan produk, UMKM Songgajah memiliki stok yang cukup dari masa panen ketemu panen. Karena kacang mete glondongan dari petani langsung dan dibina selama ini.

Ada tiga kemasan untuk mete yaitu 100 gram seharga Rp25 ribu, 135 gram seharga Rp35 ribu, dan 300 gram untuk harga Rp75 ribu. Sementara untuk aneka olahan mete, ada sambal mete, rempeyek mete, dan rimpang. “Jadi ini kesempatan juga memperkenalkan produk yang lain,” ungkapnya. Tapi dipastikannya, semua produk UMKM Songgajah sudah memiliki nomor PIRT dan sudah disertifikasi halal. (Ony)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *