MOJOKERTO, Newspatrili.com
Menurut data yang dilansir oleh Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) saat ini ada sekitar 38 Awak Media Atau para Pekerja Pers ( Wartawan ) di Jawa Timur ini yang meninggal karena terpapar Covid-19, Namun, diantara puluhun yang sakit tersebut ada juga yang berhasil sembuh dari Sakit, dan dari puluhun Awak media yang sakit pada Masa Pandemi, salah satunya ada lah Kartono, S.Sos, pria yang berprofesi sebagai Wartawan pada Biro Mojokerto ini merasakan sakit, dengan gejala asam lambung Meningkat, Magh Akut, Batuk, Tubuh Panas tinggi, , atau meriang dan tubuh tiba tiba dingin lalu berkeringat yang pada saat sakit tersebut hanya menjalani perawatan di rumah saja ( Isoman ), dan Alhamdulillah bisa sembuh.
” Rasa Syukur dan Alhamdulillah, saya panjatkan kepada Alloh SWT, Setelah menjalani Isolasi Mandiri ( Isoman ) dirumah saja Selama 14 Hari, Kondisi tubuh saya saat ini sudah sehat Kembali dan mau Makan seperti biasa. ucap Cak Ton, yang mulai melakukan aktifitas pertamanya saat melakukan peliputan pelantikan Sekda Kota MOJOKERTO di Pendopo Rumah Rakyat di Jalan Hayam Wuruk, Rabu ( 4 Agustus 2021 ).
Walaupun tubuh nya terlihat kurus karena 5 Kg menyusut karena sakit, Cak Ton pun tak lepas dari pandangan rekan rekannya dan sempat ditanya beberapa rekan Media yang menanyakan kondisi kesehatannya.
” Seingat saya, sebelum Saya jatuh sakit
dimasa Pandemi Covid-19 ini, 7 hari sebelumnya, saya secara berturut-turut melakukan Takjiah dan ikut melaksanakan pemakaman para Mitra Kerjaku yang meninggal, yang diawali dari meninggalnya Senedi, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, di Pungging, yang meninggal karena penyakit Komplikasi, kedua ikut memakamkan Lurah Brangkal Sooko Sodiq, yang meninggal karena Asam Lambung Meningkat atau Mag, lalu besok nya Takjiah kepada Sahabat Wartawan Taurus Zeni yang meninggal dunia karena Covid-19, ” lanjut Cak Ton menceritakan kronologis dugaan awal ia mengalami Sakit yang ia derita.

Setelah itu, dirinya tak tega melihat istri Almarhum Taurus dan 2 Anaknya yang menjalani Isolasi Mandiri di Perumahan, dirinya pun kasihan, dan memberikan bantuan berupa Sembako dan santunan uang kepada istri Almarhum Taurus, padahal waktu itu diri nya sempat dicegah dan dilarang warga perumahan agar tidak mendekati rumah Almarhum Taurus karena kwartir tertular Virus Corona, tapi waktu itu Cak Ton, tetap nekat saja memberikan bantuan itu kepada istri Taurus karena rasa iba melihat keluarga ini. Setelah itu, berselang sehari kemudian Cak Ton ikut mensholati Jenazah Abah Rahman Tokoh Agama Kupang Jetis yang meninggal kata nya karena Asam Lambung Meningkat atau Magh, padahal waktu itu kondisi tubuh Cak Ton saat itu sudah panas dan meriang, tapi Cak nekat saja hadir melaksanakan sholat Jenazah, usai mengikuti prosesi sholat jenazah, dirinya tidak ikut ke makam untuk prosesi pemakaman, karena kondisi tubuh nya sudah kurang sehat.
Namun tiba malam hari, sekitar pukul 23.30 WIB, tubuh Cak Ton panas tinggi, dan pagi harinya baru panas nya turun, malam besok nya, tiba tiba Keringat dingin mengucur deras, yang diri nya malam itu mengalami batuk terus menerus tidak mau berhenti, hingga menjelang pagi hari, dan pada malam berikutnya, tiba tiba perut Cak Ton sakit, Asam lambungnya Meningkat, dan selama sakit Magh ini Perutnya tidak mau menerima makanan dan minuman, Terutama nasi, selalu saja muntah dan perutnya selalu mual, dan hampir 6 hari Cak Ton tidak bisa makan nasi, dan hanya bubur buatan Istrnya yang sedikit demi sedikit ia makan, yang hanya sekedar untuk menganjal perutnya saja, kontan saja tubuh Cak Ton pun langsung kurus kering dan hanya berbaring saja diranjang.
Dan puncaknya terjadi pada malam ke 10, rasa sakit yang diderita Cak Ton pun mencapai puncaknya, dengan sakit yang luar biasa, sebab tubuhnya terasa ada yang menusuk nusuk, dan bayangan Almarhum Kakak Iparnya yang meninggal 5 tahun yang lalu mengajaknya untuk pergi makan bersama ditempat yang enak, yaitu di ” Surga ” , dan pikiran pikiran tentang kematian selalu membayangi pikiranya saat itu, Dan malam itu Cak Ton yang hanya sendirian di kamar, berusaha minta tolong dengan berteriak teriak memanggil istrinya yang tidur dengan anaknya yang bungsu di ruang tamu , tapi tak lama kemudian putranya yang pertama terbangun mendengar Cak suara Cak Ton lirih meraung kesakitan, yang saat itu hampir tak bersuara, karena tenggorokannya sudah kering kelelahan, dan waktu itu, apa pun yang ada didekatnya ia raih dan dilemparkan ke lantai, termasuk sendok, botol, dan lain lain nya agar istrinya mendengar panggilannya, hingga akhirnya putranya yang pertama terbangun dan membangunkan ibunya, dan malam itu saat istrinnya datang langsung memegang kepala Cak Ton yang dalam kondisi panas tinggi , malam itu entah tiba tiba, Cak Ton sempat berucap ” Bu, aku sudah tak sanggup lagi, Aku tak kuat lagi menahan sakit ini, Aku titip Anak- anakku ya, bu tolong jaga anak anak, ayah mau pergi,. ” , Maka seketika itu pula istrinya langsung menangis dan bilang, ” Ayah Jangan ngomong begitu, Aku juga gak kuat yah, bila Ayah tinggalkan sendiri, kasihan anak-anak kita masih kecil kecil, ” keluh istri Cak Ton malam itu sambil berurai air mata, Cak Ton pun malam itu juga menetes air mata, membayangkan anak anaknya yang masih kecil dan butuh kasih sayangnya, dan sejenak kemudian punggung Cak Ton dikerokin istrinya, begitu juga seluruh tubuhnya dipijet oleh istrinya.

Dan, alhamdulillah sakit nya malam itu mulai reda, dan pagi harinya istri Cak Ton menggirimkan khabar tentang sakit yang diderita suaminya di berbagai Grup Media Online ( Group Media ) minta Doa dan petunjuk mengenai obat dan ramuan untuk penyembuhan sakitnya, hingga akhirnya beragam petunjuk dan saran dari rekan rekan media atau Wartawan pun datang bertubi-tubi sebagai Inpari dan Solidaritas sesama Wartawan untuk memberikan saran untuk mengobati sakit yang diderita Cak Ton saat itu.
Dan, Alhamdulillah diantara puluhan saran dari Rekan Media, Obatnya ada yang Cocok dan Jodoh, kebetulan obatnya ada dijual di Apotek, sehingga Berkat Ridho Alloh SWT, dan petunjuk dari Rekan-Rekan Media yang di Jawa Timur ini, Sakit yang diderita Cak Ton bisa disembuhkan dengan obat yang ia beli di Apotek dan juga beli obat lewat Online.” Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada teman teman media khususnya rekan rekan media dari Media Online New Patroli Com, yang berkantor di Tanggulangin Sidoarjo Jawa timur, yang banyak memberikan Support dan doa nya serta saran petunjuknya dalam memberikan resep obat Atas kesembuhan atas sakit saya sehingga dapat sembuh dan kembali beraktivitas kembali seperti biasa, ” ucap Cak Ton Kepada para Wartawan yang mewancarainya di Pendopo Rumah Rakyat. ( Ririn / Harun ).










