Lampung Utara – News PATROLI.COM –
Pihak SPPG Tanjung Harapan 1 telah mengirimkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 577 paket ke SD Sukarno Hatta. Namun, secara mengejutkan, pihak sekolah menolak menerima paket MBG tersebut tanpa adanya alasan yang jelas dan konkret.
Faktanya, tidak adanya kejelasan dan bukti yang bisa diberikan Kepala Sekolah kepada pihak SPPG. Sebelum diadakannya koordinasi antara pihak sekolah dengan pihak SPPG, Kepala Sekolah sudah lebih dulu melayangkan surat pengumuman kepada wali murid. Dapat diartikan bahwa Kepala Sekolah hanya melandaskan pendapat pribadinya saja, bukan benar-benar dari penolakan wali murid.
“Kami sangat terkejut dengan adanya penolakan MBG tersebut. Kami berharap agar Kepala Sekolah SD Sukarno Hatta dapat menjelaskan secara transparan dan akuntabel tentang alasan penolakan MBG ini,” jelas Ketua SPPG Tanjung Harapan 1, Dwi Safitri. Rabu 25 Febuari 2026.
Dwi menambahkan bahwa seharusnya, keputusan penolakan MBG tersebut harus didiskusikan terlebih dahulu dengan pihak wali murid dan SPPG. “Mestinya pemberhentian tersebut harus ada pemberitahuan terlebih dahulu, dan saya nyatakan pemberhentian tersebut hanya sepihak,” ujarnya.
Pernyataan Kepala Sekolah SD Sukarno Hatta dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan tidak dapat menunjukkan bukti tanda tangan dari para wali murid yang menolak bantuan MBG tersebut.
“Bukan kah sudah jelas, program tersebut adalah program Bapak Presiden RI, program kemanusiaan dan prioritas untuk mengurangi Stunting, dan program tersebut diperuntukkan untuk anak-anak sekolah, bukan untuk sekolah,” tambah Dwi.
Sementara itu, Kepala SD Sukarno Hatta, Umar Syarif H.,saat dimintai keterangan menyatakan bahwa sore ini baru akan membuat Google form untuk mengetahui tentang pendapat wali murid tentang MBG dan hasilnya akan segera diberitahukan secepatnya.
Heriyadi
















