Kontrak Kinerja 2026-2031 Ditandatangani, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Pelayanan Air Bersih Makin Luas

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Peningkatan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat menjadi salah satu komitmen utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo dalam menjalankan kontrak kinerja masa kerja 2026-2031. Jajaran direksi dituntut mampu menerjemahkan target perusahaan menjadi langkah nyata untuk memperbaiki pelayanan sekaligus memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Penandatanganan Kontrak Kinerja dan Surat Pernyataan Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Masa Kerja Tahun 2026-2031 yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (3/9/2026).

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Ainur Rohman, mengatakan kontrak kinerja tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif. Dokumen tersebut harus menjadi pijakan sekaligus komitmen jajaran direksi untuk melakukan pembenahan terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi perusahaan.

Menurut Ainur, kualitas pelayanan harus menjadi prioritas utama. Setiap kekurangan yang ditemukan perlu diidentifikasi secara serius dan ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang terukur.

“Yang paling penting adalah kualitas pelayanan. Apa yang menjadi kekurangan harus bisa diperbaiki, termasuk bagaimana tingkat kehilangan airnya. Harapannya target-target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah tingkat kehilangan air (TKA) atau Non-Revenue Water (NRW). Tingginya kehilangan air dinilai tidak hanya berdampak terhadap efisiensi perusahaan, tetapi juga berpengaruh terhadap optimalisasi pemanfaatan air yang telah diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ainur menegaskan, kemampuan Perumda Delta Tirta dalam menekan tingkat kehilangan air akan menjadi salah satu ukuran keberhasilan pelaksanaan kontrak kinerja.

“Kalau tingkat kehilangan air bisa ditekan, itu menjadi salah satu ukuran keberhasilan kinerja. Semua tentu kembali pada bagaimana pelaksanaan kontrak kinerja tersebut,” katanya.

Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Luhur Pambudi Mulyono, mengatakan seluruh target dalam kontrak kinerja telah disusun sebagai arah kerja perusahaan selama lima tahun ke depan.

Target tersebut, kata Luhur, akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan, kondisi jaringan, serta kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Target yang ada sudah kita persiapkan untuk lima tahun ke depan dan harus kita laksanakan untuk mencapai target tersebut. Kontraknya sudah jelas dan tentu ada konsekuensinya terhadap capaian kinerja,” ujarnya.

Salah satu pekerjaan besar yang menjadi prioritas adalah menekan kehilangan air atau NRW. Perumda Delta Tirta akan melakukan sejumlah langkah teknis untuk mengurangi potensi kebocoran pada jaringan distribusi.

Salah satunya melalui pengaturan tekanan air atau pressure pada jaringan.

Baca juga :  Semarak HUT RI ke-81, Polsek Buduran Bersama Pemdes Sidokerto Gelar Lomba Layang-Layang

“Contohnya, untuk kebocoran, kita harus mengatur pressure. Ini salah satu upaya untuk menekan kehilangan air sehingga air yang sudah diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan masyarakat,” jelas Luhur.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan air. Dengan menekan kehilangan air, volume air yang telah diproduksi diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Selain persoalan kehilangan air, Perumda Delta Tirta juga menghadapi tantangan dalam memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat Sidoarjo.

Saat ini cakupan pelayanan masih berada di kisaran 30 persen. Dalam lima tahun ke depan, cakupan tersebut ditargetkan dapat meningkat hingga mendekati bahkan melampaui 50 persen.

Perluasan pelayanan tersebut juga dibarengi dengan target peningkatan jumlah pelanggan secara signifikan. Perumda Delta Tirta menargetkan jumlah sambungan pelanggan dapat mencapai sekitar 90 ribu sambungan dalam lima tahun mendatang.

“Untuk cakupan pelayanan, targetnya 90 ribu sampai lima tahun ke depan. Saat ini masih sekitar 21 ribu target hingga tahun ini, sehingga ini menjadi pekerjaan besar yang harus kami lakukan secara bertahap,” ungkap Luhur.

Target tersebut menjadi tantangan besar bagi jajaran direksi. Pasalnya, peningkatan jumlah pelanggan tidak hanya membutuhkan perluasan jaringan, tetapi juga harus diikuti dengan kemampuan menjaga kontinuitas, kualitas, dan tekanan air agar pelayanan yang diterima masyarakat tetap optimal.

Luhur menambahkan, keberadaan sumber air Umbulan juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pelayanan air bersih di Kabupaten Sidoarjo.

Optimalisasi sumber air dan penguatan jaringan distribusi diharapkan dapat berjalan beriringan sehingga kapasitas pelayanan perusahaan dapat terus ditingkatkan.

Dengan demikian, kontrak kinerja 2026-2031 tidak hanya diarahkan pada pencapaian target bisnis perusahaan, tetapi juga pada peningkatan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang utama adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat semakin baik, karena hal ini juga masuk di visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo,” pungkas Luhur.

Penandatanganan kontrak kinerja tersebut sekaligus menandai dimulainya periode kerja baru jajaran direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo. Lima tahun ke depan menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa target yang telah dituangkan dalam kontrak kinerja dapat diwujudkan melalui peningkatan efisiensi, penurunan kehilangan air, perluasan jaringan, serta pelayanan air bersih yang semakin berkualitas bagi masyarakat Sidoarjo. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *