Gresik, NewsPatroli.com
Beredar kabar, bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mendalami perkara dugaan korupsi di PDAM Giri Tirta Gresik. Namun juga dugaan korupsi 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perusahaan daerah di lingkup Pemkab Gresik.
Namun, hingga saat ini KPK belum juga menentukan tersangka, terutama pada kasus dugaan korupsi PDAM.
Menurut salah seorang sumber, KPK akan menentukan tersangka atau menahan seseorang dalam kasus perkara korupsi pada hari tertentu. “Kan sering kita lihat dan saksikan KPK kalau menahan atau menentukan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pada hari Jumat. Atau, istilah yang umum sekarang dengan sebutan ‘Jumat Kramat’. Apakah itu akan terbukti, kita tunggu saja, ” ungkap sumber tersebut.
Diberitakan sebelumnya, KPK tengah mengusut dugaan korupsi proyek kerja sama investasi senilai total Rp 133 miliar. Meliputi, kerja sama dengan PT Dewata Bangun Tirta (DBT) berupa pembangunan proyek instalasi pengolahan air di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo dengan sistem Build Operate Transfer (BOT) senilai Rp 47 miliar.
Diberitakan sebelumnya, KPK tengah mengusut dugaan korupsi proyek kerja sama investasi senilai total Rp 133 miliar. Meliputi, kerja sama dengan PT Dewata Bangun Tirta (DBT) berupa pembangunan proyek instalasi pengolahan air di Desa Legundi, Kecamatan Driyorejo dengan sistem Build Operate Transfer (BOT) senilai Rp 47 miliar.
Serta, kerja sama dengan PT Drupadi Agung Lestari (DAL) berupa pembangunan proyek rehabilitation operating transfer (ROT) di Desa Krikilan Kecamatan Driyorejo, Gresik senilai Rp 86 miliar. Kedua proyek tersebut terjadi di tahun 2012 dengan masa kerja sama 25 tahun
KPK sudah memanggil dan minta keterangan puluhan pejabat aktif dan mantan pejabat PDAM Giri Tirta. Antara lain Direktur Utama PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah, Kepala Litbang PDAM, Kabag Perencanaan PDAM, dan Kabag P3T PDAM.
Kemudian, Diretur Teknik (Dirtek) Harisun, Direktur Umum (Dirum) Budi Hartono, dan Mantan Dirtek Crishadi Susanto, mantan Direktur Utama PDAM Giri Tirta Muhammad, serta Imron, Santoso, Patris (Kepala Satuan RNK), dan mantan Direktur Umum PDAM Zakky.
Mereka dimintai keterangan di kantor di Kejaksaan Tinggi (Kejati), Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.
KPK juga sudah meminta kete rangan pihak PT Dewata Bangun Tirta (DBT) dengan meminjam ruang dewan pengawas (Dewas) PDAM Giri Tirta Gresik.
Sedianya KPK juga minta keterangan mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. KPK sudah mendatangi rumah mantan Bupati Gresik dua periode tersebut di Perumahan Mulia Residence Block C1, kawasan Kalikepiting, Tambaksari, Surabaya. Namun, KPK tak bisa minta keterangan karena Sambari dalam kondisi sakit stroke.
Sementara Dirut PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariya menyatakan sejauh ini belum ada agenda pemeriksaan lanjutan dari KPK terkait dugaan kasus korupsi PDAM. “Sejauh ini saya dan teman-teman di PDAM yang telah dipanggil dan dimintai keterangan tak ada panggilan untuk dimintai keterangan lagi,” ungkap Riza -sapaan akrabnya- saat dikonfirmasi wartawan. (mar/red)
KPK Belum Tentukan Tersangka Kasus Korupsi PDAM Gresik

Rekomendasi untuk kamu

Sidoarjo – News PATROLI.COM – Meski sedang menjalani masa penahanan, hak seseorang untuk menikah tetap diberikan. Seperti yang berlangsung di…

Surabaya – News PATROLI.COM – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jawa Timur Aries Agung Paewai mengapresiasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)…

Semarang – News PATROLI.COM – Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan…

Lampung Utara – NewsPATROLI.COM – Setahun berlalu sejak rumah seorang warga roboh tertimpa reruntuhan dari proses penggusuran proyek Pasar Dekon…

Nganjuk – News PATROLI.COM – Korupsi sepertinya sudah menjelma sebagai sebuah industri di negeri ini Jangan heran, KPK hampir setiap…




