banner 700x256

Pemkab Sidoarjo Peringati Hari Otonomi Daerah XXX dan Hardiknas 2026, Tekankan Penguatan SDM dan Reformasi Birokrasi

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXX dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Sementara itu, Hari Pendidikan Nasional 2026 mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Sidoarjo H. Subandi, memimpin langsung jalannya kegiatan yang berlangsung khidmat. Upacara tersebut turut dihadiri berbagai unsur peserta, mulai dari Korsik Pemkab Sidoarjo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dispendukcapil, Disporapar, kepala desa, Linmas, PGRI, purna Paskibraka, hingga mahasiswa dan pelajar.

Dalam amanatnya, Subandi menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ajang refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menghadirkan pemerintahan yang transparan, responsif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama dukungan masyarakat telah membuahkan hasil membanggakan. Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih penghargaan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan kategori tertinggi serta menempati peringkat kedua dari 415 kabupaten di Indonesia.

Meski demikian, Subandi menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah titik akhir. Tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, terutama dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital. Untuk itu, transformasi birokrasi harus terus didorong agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Baca juga :  Ibadah Jum’at Agung di Porong Berlangsung Aman dan Khidmat di Bawah Pengamanan Ketat Aparat

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Subandi juga menyoroti berbagai tantangan di sektor pendidikan, mulai dari kesenjangan kualitas, adaptasi teknologi digital, hingga penguatan karakter dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang berkarakter, beretika, dan memiliki daya saing tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong penguatan pendidikan karakter, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi, serta pemerataan akses pendidikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia. Tanpa SDM yang unggul, pembangunan tidak akan berjalan berkelanjutan.

“Melalui momentum ini, mari kita bersama-sama membangun Sidoarjo yang maju, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan penghargaan oleh Bupati Sidoarjo kepada guru dan siswa berprestasi tingkat nasional hingga internasional. Penghargaan tersebut meliputi Adiwiyata Mandiri, guru berdedikasi tingkat nasional SMP PGRI, medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) jenjang SMP/MTs, medali emas Tournament of Champions di Yale University, Amerika Serikat, serta First Place Junior Category Math Action of Earth Award di Filipina tahun 2026. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *