Perhutani Bondowoso Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Keteladanan Akhlak untuk Generasi Masa Depan

banner 120x600
banner 336x280

Bondowoso, News PATROLI.COM –

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Inspirasi Generasi Masa Depan”. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, keteladanan akhlak, serta membangun karakter insan Perhutani yang berintegritas dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab.(3/9)

Acara dihadiri Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, bersama jajaran Wakil Administratur, Kepala Seksi, Asisten Perhutani (Asper), Kepala Sub Seksi (KSS),Kepala Urusan, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), karyawan dan karyawati Perhutani Kantor KPH Bondowoso, Penshutindo (Perkumpulan Pensiunan Kehutanan Indonesia), Pengurus Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK-P), serta sejumlah stakeholder.

Suasana religius semakin terasa dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh Jamaah Hadroh Al-Banjari, dilanjutkan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Muhammad Yusuf, S.H.I, Pendiri sekaligus Pengasuh Yayasan Al-Fitroh Bondowoso.

Dalam sambutannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata menjadi agenda seremonial keagamaan, tetapi merupakan sarana refleksi untuk meneladani karakter Rasulullah SAW dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

“Rasulullah SAW memberikan keteladanan universal tentang kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesabaran, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk kita implementasikan dalam menjalankan tugas di Perhutani. Amanah dalam mengelola sumber daya hutan harus diwujudkan melalui integritas, profesionalisme, kepatuhan terhadap ketentuan, serta komitmen menjaga kelestarian hutan untuk generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Misbakhul menekankan bahwa pembangunan karakter sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendukung pencapaian kinerja perusahaan. Menurutnya, kecakapan teknis harus berjalan seimbang dengan kematangan moral dan spiritual, karena keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian target, tetapi juga oleh proses yang dilandasi etika, tanggung jawab, dan nilai-nilai luhur.

Baca juga :  Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Perhutani KPH Bondowoso Kobarkan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

“Semangat meneladani Rasulullah SAW harus menjadi energi positif bagi seluruh insan Perhutani untuk bekerja dengan hati, bekerja secara profesional, dan memberikan manfaat. Kita ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Sementara itu, KH. Muhammad Yusuf, S.H.I dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai sumber keteladanan dalam membangun kehidupan yang berakhlakul karimah. Ia menjelaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui upaya mengenal, menghayati, dan mengamalkan ajaran serta akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Yusuf juga mengupas keutamaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, sholawat bukan sekadar lantunan pujian, tetapi merupakan bentuk kecintaan dan penghormatan umat kepada Rasulullah SAW yang memiliki nilai spiritual dalam membangun ketenangan hati serta memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

“Sholawat merupakan amalan yang ringan di lisan, tetapi memiliki keutamaan yang besar. Ketika kita memperbanyak sholawat dengan penuh keikhlasan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sesungguhnya kita sedang menumbuhkan rasa cinta kepada beliau sekaligus berupaya mengikuti akhlak dan sunnahnya,” tuturnya.

Selain tausiyah dan lantunan sholawat, kegiatan Maulid Nabi juga diisi dengan pemberian tali asih kepada 29 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW. Pemberian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu.

Kegiatan berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat dengan pesan moral. Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Perum Perhutani KPH Bondowoso berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, humanis, dan berorientasi pada kebermanfaatan bagi perusahaan, masyarakat, serta kelestarian hutan. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *