banner 700x256

Perhutani KPH Bondowoso Gelar Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026

banner 120x600
banner 336x280

Bondowoso, News PATROLI.COM –

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso melaksanakan Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026 yang mencakup seluruh bidang kegiatan, antara lain bidang tanaman, produksi, agroforestry, perlindungan hutan, keuangan, serta bidang pendukung lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Silva Kantor Perhutani KPH Bondowoso dan dipimpin langsung oleh Administratur Perhutani KPH Bondowoso.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur KPH Bondowoso Utara Totok Suharsono, Wakil Administratur KPH Bondowoso Selatan Indra Gunawan, jajaran manajemen KPH Bondowoso, seluruh Asisten Perhutani (Asper), Kepala Sub Seksi (KSS), Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH), serta Kepala Urusan (Kaur).

Rapat evaluasi semester ini bertujuan untuk mengukur capaian kinerja seluruh bidang kerja selama enam bulan pertama tahun 2026, mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis guna mengoptimalkan pencapaian target perusahaan pada semester berikutnya.

Dalam arahannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menekankan bahwa pencapaian target yang telah ditetapkan perusahaan merupakan indikator utama keberhasilan pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan. Menurutnya, seluruh jajaran harus mampu menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan hutan lestari melalui perencanaan yang terukur, pelaksanaan kegiatan yang efektif, serta pengawasan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kualitas tegakan.

Baca juga :  Perhutani KPH Bondowoso Peringati Harkitnas ke-118 Dengan Semangat Kebangkitan dan Kemandirian Bangsa

“Pencapaian target perusahaan tidak hanya diukur dari aspek produksi dan pendapatan semata, tetapi juga dari keberhasilan menjaga kelestarian fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi kawasan hutan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh lini organisasi untuk memastikan setiap kegiatan pengelolaan hutan dilaksanakan sesuai kaidah silvikultur, prinsip tata kelola kehutanan yang baik (good forestry governance), serta memperhatikan aspek keberlanjutan sumber daya hutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa optimalisasi pemeliharaan tanaman, peningkatan kualitas tegakan, pengamanan kawasan hutan, serta pengembangan usaha agroforestry berbasis pemberdayaan masyarakat harus menjadi perhatian bersama guna mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang produktif dan lestari.

Melalui rapat evaluasi ini diharapkan seluruh unit kerja dapat meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi antarbidang, serta menyusun langkah percepatan dalam rangka mencapai target perusahaan Tahun 2026 secara optimal, efektif, dan berkelanjutan. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *