banner 700x256

Wabup Sidoarjo Resmikan SPPG Desa Prasung, Perkuat Layanan Gizi dan Ekonomi Lokal

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kamis (16/4/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menghadirkan layanan gizi terintegrasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mak Mimik menegaskan bahwa aspek kebersihan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan SPPG. Ia menekankan pentingnya disiplin petugas dalam menggunakan perlengkapan pendukung seperti masker dan sarung tangan, serta menjaga higienitas selama seluruh proses produksi makanan.

“Seluruh petugas wajib mematuhi standar yang telah ditetapkan karena ini menyangkut kesehatan anak-anak. Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif dalam melakukan pengawasan agar pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, Mak Mimik juga menyoroti potensi ekonomi yang dapat tumbuh melalui keberadaan SPPG di Desa Prasung. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi dengan pelaku UMKM dan koperasi menjadi kunci dalam menjaga perputaran ekonomi desa.

Menurutnya, dapur SPPG tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan gizi, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Ia menambahkan bahwa kebutuhan bahan pangan seperti ikan, tempe, dan tahu dapat dipenuhi dari produksi lokal, sehingga memberi nilai tambah bagi perekonomian desa.

Baca juga :  Masyarakat Kabupaten Mojokerto Mendukung Pemindahan Ibukota ke Mojosari, untuk Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, fasilitas SPPG Desa Prasung dinyatakan telah memenuhi standar operasional, mulai dari ruang penyimpanan dingin hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Dengan demikian, fasilitas tersebut dinilai siap beroperasi secara optimal tanpa kendala berarti.

SPPG Desa Prasung direncanakan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat, yang meliputi siswa dari delapan sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Distribusi makanan akan menjangkau wilayah dengan radius hingga 6 kilometer dari dapur layanan.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Prasung, Andri Febriansyah, menjelaskan bahwa operasional dapur melibatkan sekitar 50 tenaga kerja yang terdiri dari staf dan relawan. Proses produksi dilakukan secara bertahap dan terjadwal untuk memastikan kualitas serta ketepatan distribusi.

“Persiapan dimulai pukul 17.00 WIB, dilanjutkan pengolahan makanan sekitar pukul 00.00, pemorsian pukul 02.00 dini hari, dan distribusi dimulai pukul 07.00 pagi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pasokan bahan baku diperoleh melalui kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih yang melibatkan pelaku UMKM setempat, sehingga rantai pasok tetap berbasis pada potensi lokal.

Melalui peresmian ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap keberadaan SPPG Desa Prasung dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *