banner 700x256

Bupati Bondowoso Meninjau Pekerjaan Jalan Area Batu So’on Solor, Memastikan Kualitas dan Progres Sesuai Target

banner 120x600
banner 336x280

Bondowoso – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mempercepat peningkatan infrastruktur dasar sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan wilayah. Pada hari ini, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid melakukan peninjauan langsung terhadap pekerjaan jalan yang berada setelah kawasan Batu So’on, Desa Solor, Kecamatan Cermee. Sabtu (22/11/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa proses pengerjaan jalan strategis ini berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar. Ruas jalan tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan kawasan wisata Batu So’on dengan pusat aktivitas masyarakat di wilayah Cermee dan sekitarnya.

Dalam peninjauan itu, Plt. Kepala Dinas Bina Marga, Sumberdaya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, turut mendampingi dan memaparkan progres pekerjaan rekonstruksi yang sedang dikerjakan. Ia menyampaikan bahwa proyek ini merupakan kegiatan rekonstruksi ruas jalan Solor–Pancur yang didanai melalui APBD awal 2025.

Menurut Ansori, pekerjaan saat ini meliputi rekonstruksi sepanjang 360 meter dengan lebar 3,5 meter, dengan anggaran Sebesar Rp 433.676.252,00.

“Ini memang kegiatan rekonstruksi ruas jalan Solor–Pancur. Panjang 360 meter, lebar 3,5 meter, anggarannya empat ratus sekian juta. Bisa dicek di papan nama proyek,” jelas Ansori.

Baca juga :  Penguatan Sektor Peternakan, Bupati Bondowoso Hadiri Pengobatan Massal dan Resmikan Peternakan Ayam Petelur BUMDes

Ia menambahkan bahwa pembetonan dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat, karena kondisi jalan sebelumnya sangat ekstrem dan kerap menyebabkan pengendara terjatuh.

“Lokasi ini sering sekali membuat warga jatuh karena jalannya ekstrem. Maka kami putuskan untuk membeton dulu. Untuk medan seperti ini, beton adalah pilihan terbaik,” ujarnya.

Saat ini pekerjaan pembetonan tinggal separuh dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan overlay untuk memperkuat struktur jalan.

“Beton tinggal separuh, nanti di-overlay. Target kami 7 Desember semuanya selesai karena tidak boleh melampaui tahun anggaran. SPK dimulai sekitar Oktober dan progresnya aman,” ungkap Ansori.

Ia menjelaskan bahwa meski pekerjaan ini merupakan tahap awal, masyarakat berharap agar penanganan dapat diteruskan hingga tersambung dengan ruas jalan aspal lama yang berada di bagian atas.

“Ini tahap awal, tetapi masyarakat minta agar bisa lanjut sampai nyambung dengan aspal lama. Yang jelas pekerjaan tahun ini harus selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Dengan adanya rekonstruksi ini, pemerintah berharap akses mobilitas masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung perkembangan sektor wisata Batu So’on serta aktivitas ekonomi warga Cermee.
(Dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *