banner 700x256

Selalu Istiqomah Keluarga Hadi Purwanto Gelar Sholawatan dan Kirim Doa Diakhir Bulan

Group Sholawat Al Haddad Djawa Dwipa yang rutin dan Istiqomah membacakan Sholawatan di kediaman Hadi Purwanto
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – NewsPATROLI.COM –

Syi’ar agama Islam dalam rangka menebar kebaikan dan bekal diakhirat kelak sepertinya sudah menjadi rutinitas dan selalu Istiqomah bagi Keluarga besar Direktur LBH Djawa Dwipa dan LKH Barracuda, Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H, yang setiap Akhir bulan selalu mengadakan doa bersama yang diwarnai dengan pembacaan Sholawat oleh Group Sholawat Al- Haddad Djawa Dwipa, Sabtu malam (29 /11 /2025) di Jalan Raya Banjarsari No. 59, Desa Kedunglengkong Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto.

Penanggung jawab kegiatan keagamaan rutin tiap akhir bulan Hadi Purwanto, yang akrab disapa Gus Hadi ini menjelaskan bahwa kegiatan Syiar Islam yang dilakukan oleh keluarganya ini sama sekali tidak ada kepentingan apa apa dan tidak ada muatan politik, semua karena ikhlas dan mengharapkan Ridho dari Allah SWT untuk Bekal Diakhirat kelak.

Seperti biasanya acara Tahlil, Istighosah serta Pembacaan Sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW ini di awali dengan pengiriman doa kepada ahli kubur atau orang tua yang sudah meninggal dunia yang diikuti oleh ratusan jamaah dengan penuh khusuk.

Hadi Purwanto SH MH, penanggungjawab kegiatan syiar agama di kediamannya yang digelar diakhir Bulan

Sementara itu Kyai Hasan Mathori, selaku Penasehat Jamaah Pembacaan Sholawat Kepada Nabi Muhammad dan Tahlil dan Do’a Bersama di kediaman Gus Hadi, yakni Kyai Hasan Mathori, dalam tauziahnya beliau menegaskan bahwa Sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW ini adalah amalan yang mendatangkan pahala tidak hanya bagi pelantunnya, tetapi juga bagi kedua orang tua Kita, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.

Baca juga :  Teknisi Asing Tewas Terseret Mesin di Pabrik Tisu, DPRD Kabupaten Mojokerto Siap Sidak dan Gelar RDP

Sebab, kata Kyai Mathori Hasan. ” Barang siapa Bersholawat, maka orang tuanya juga mendapatkan pahala, sama dengan dirinya, ” ucap Kyai Mathori.

Kyai Mathori juga menjelaskan bahwa Sholawat ini menjadi salah satu amalan yang menjadikan doa lebih mustajab. ” Pesan saya, setiap Do’a hendaknya ditutup dengan sholawat , agar sampai kepada Allah SWT, dan Do’a kita Insya Alloh dikabulkan oleh Allah SWT, ” lanjut Kyai Mathori Hasan.

Di Majelis yang penuh Barokah ini, Kyai Mathori juga mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an sehingga menjauhkan seseorang dari sifat buruk seperti suka membicarakan aib orang lain atau bermusuhan dengan keluarga dan tetangga.

Dalam kesempatan ngaji bareng dan doa bersama ini, Kyai Hasan Mathori menegaskan bahwa ciri orang beriman adalah tetap rendah hati ketika dipuji dan tidak menyimpan dendam ketika dicaci. ” Dalam kesempatan yang penuh Barokah ini, Saya berdoa Semoga warga Dusun Banjarsari ini diberi hidayah, rajin beribadah, dan kelak dikumpulkan bersama – sama kita semua di surga nantinya kelak, ” doa Kyai Hasan Mathori. ( Rin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *