Jember – News PATROLI.COM –
Setelah beberapa kali terjadi mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Lojejer kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Jawa Timur akhirnya tuntutan warga dusun Sulakdoro desa Lojejer yang masuk dalam zona wilayah terdampak aktifitas PT Imasco Asiatic, akibat kebisingan Produksi dan bau menyengat diduga datangnya dari PT. Imasco Asiatic yang terletak di desa Puger wetan kecamatan Puger ada lesepakatan bersama.
Kesepakatan bersama (MoU) yang telah ditandatangani dengan PT Imasco Asiatic, juga mempertanyakan soal tanggung jawab sosial lingkungan CSR (Corporate Sosial Responsibility).
Pertemuan yang dihadiri oleh beberapa perwakilan warga terdampak PT Imasco Asiatic, tokoh masyarakat dan perangkat Desa Lojejer (05/12/2026) disepakati oleh PT. Imasco Asiatic.

Terkait tuntutan tersebut diantara adalah pengecoran jalan yang semula sudah realisasi sepanjang 800 meter dan sisa kurang lebih 210 meter akan dikerjakan dibulan April 2026. Meredam kebisingan produksi terutama dimalam hari, bau menyengat yang diduga datangnya dari PT. Imasco Asiatic serta meminta kontribusi kepada pihak Imasco terhadap warga terdampak terutama di wilayah desa Lojejer.
Pertemuan tersebut juga dihari Kepala Desa Lojejer Moh. Sholeh. SH. M Si beserta jajarannya, Humas PT Imasco asiatic, Kapolsek Wuluhan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga Dusun Sulakdoro desa Lojejer kecamatan Wuluhan kabupaten Jember Jawa Timur.
Ribut Budiono selaku Humas PT. Imasco Asiatic saat diwawancarai News PATROLI mengatakan, “Pagi ini kita bertemu masyarakat Desa Lojejer tepatnya dusun Sulakdoro yang pertama kita akan lakukan pengecoran jalan,yang kedua masalah kompensasi warga jelang hari Raya Idul Fitri yang nanti akan kita bicarakan lagi,” tuturnya
Lebih lanjut Ribut Budiono mengatakan terkait pelaksanaan realisasi jalan cor akan dilakukan bulan April, “Untuk pelaksanaan sendiri akan kita mulai dibulan April 2026 dengan volume kurang lebih dua ratus sepuluh meter dan sisanya mau kita teruskan terkendala tanah yang tergerus,ini kalau sudah diperbaiki kita akan lanjutkan dan kegiatan ini termasuk csr dimasyarakat dari Imasco”, tutup Ribut selaku Humas PT. Imasco Asiatic
Disisi lain, Kepala Desa Lojejer Moh. Sholeh. SH. M Si, menuturkan saat dikonfirmasi awak media News PATROLI, “yang pertama saya mengucapkan terima kepada muspika wuluhan bapak Kapolsek beserta jajarannya,bapak Danramil beserta jajarannya, Babinsa dan bhabinkamtibmas dan juga PT Imasco,saya selaku kepala desa Lojejer kecamatan Wuluhan memfasilitasi mempertemukan dengan warga keluhan warga kami yang terdampak PT Imasco asiatic dan Alhamdulillah mendapatkan hasil yang baik sesuai dengan harapan warga semua,jadi pada dasarnya beberapa tuntutan dari warga masyarakat pihak Imasco akan memenuhi dengan catatan bisa bekerja sama dengan pihak Imasco terutama pembangunan jalan”kata Kepala Desa Lojejer.
Selanjutnya Moh. Sholeh. SH. M Si, mengatakan terkait tuntutan warganya, “Yang pertama yaitu pembangunan jalan yang kedua masalah tenaga kerja,yang ketiga masalah kebisingan dan juga kompensasi,terkait volume jalan akan dibangun kurang lebih dua ratus sepuluh meter”imbuhnya
Adapun perihal penyerapan tenaga kerja kades yang akrab dipanggil mas Sholeh menyampaikan, “Tadi sudah disampaikan oleh pihak Imasco akan diserap tenaga kerja dari warga terdampak akan tetapi tidak secara langsung tetapi bertahap sedangkan realisasi jalan Insya Allah akan laksanakan setelah lebaran”pungkasnya
Didik Purba
















