banner 700x256

Kemensos RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Sampang, Gus Ipul Pastikan Rampung Akhir Juni

banner 120x600
banner 336x280

Sampang – NewsPATROLI.COM –

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Minggu (10/5/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan sarana prasarana yang disiapkan dapat mendukung proses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah melalui Kementerian Sosial RI untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok.

Selain memberikan pendidikan formal, sekolah ini juga dirancang untuk membentuk karakter, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih unggul dan mandiri.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Alhamdulillah, saya mendapat penjelasan dari tim pelaksana bahwa seluruh pekerjaan diharapkan selesai sesuai target pada akhir Juni,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan, kehadiran gedung permanen Sekolah Rakyat di Sampang harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan.

Baca juga :  Gerakan Hemat Energi Digalakkan di Sekolah-Sekolah Sampang

“Saya ingin memastikan pembangunan gedung permanen di Kabupaten Sampang berjalan dengan baik dan lancar sesuai target,” katanya.

Sekolah Rakyat tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Seluruh peserta didik akan diprioritaskan berasal dari keluarga tidak mampu.

“Gedung ini bisa menampung seribu siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA, khusus untuk keluarga-keluarga yang kurang mampu,” jelasnya.

Gus Ipul juga menegaskan bahwa proses seleksi siswa harus dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.

“Kita ingin dalam proses penjangkauan ini tidak ada titipan, tidak ada kongkalikong, tidak ada bayar-membayar, dan tidak ada KKN,” tegasnya.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Camplong, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Sampang dapat memperoleh pendidikan yang layak dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *