Perhutani Bondowoso Bersama TNI-Polri dan Forkopimcam Grujugan Gelar Patroli Bersama Antisipasi Karhutla dan Illegal Logging

banner 120x600
banner 336x280

Bondowoso – News PATROLI.COM –

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Grujugan melaksanakan patroli bersama sebagai langkah deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta tindak illegal logging di wilayah hutan Wringintapung, Rabu (05/08).

Kegiatan tersebut dihadiri Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, didampingi Wakil Administratur Bondowoso Utara dan Bondowoso Selatan, jajaran Forkopimcam Grujugan, personel TNI/Polri, serta jajaran personel Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso.
Patroli difokuskan pada sejumlah lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan, khususnya kawasan lereng Gunung Argopuro yang berbatasan langsung dengan wilayah kerja Perum Perhutani KPH Jember. Selain pemantauan potensi Karhutla, kegiatan juga diarahkan untuk mengantisipasi aktivitas penebangan dan pengangkutan hasil hutan secara ilegal.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa patroli bersama merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengamanan hutan yang bersifat preventif melalui deteksi dini, pemantauan lapangan, dan penguatan sinergi antarinstansi.

“Patroli bersama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak terhadap potensi Karhutla maupun gangguan keamanan hutan. Kawasan hutan memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang harus kita jaga secara bersama-sama. Karena itu, sinergi antara Perhutani, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan,” ujar Misbakhul Munir.

Baca juga :  JMSI Bondowoso Hidupkan Kembali "Dolanan Tradisional"

Ia menambahkan, kondisi kawasan hutan pada musim kemarau memerlukan kewaspadaan lebih tinggi, terutama terhadap aktivitas manusia yang berpotensi menjadi sumber pemicu kebakaran. Untuk itu, Perhutani terus meningkatkan intensitas patroli dan pemantauan pada titik-titik rawan serta mengedepankan langkah pencegahan sebelum terjadi gangguan.

Sementara itu, Komandan Koramil Grujugan Kapten Inf Muhammad Nurdin mengatakan bahwa TNI siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, khususnya melalui kegiatan patroli terpadu bersama unsur terkait.

“Kami dari TNI, khususnya Koramil, siap bersinergi dengan Perhutani dan Polri dalam melaksanakan pemantauan wilayah. Pencegahan Karhutla dan illegal logging membutuhkan kepedulian serta keterlibatan seluruh unsur. Dengan patroli bersama ini diharapkan potensi gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan,” ungkapnya.

Patroli bersama tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi lapangan antarinstansi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan hutan. Dengan sinergi yang terbangun secara berkelanjutan, diharapkan kawasan hutan di wilayah KPH Bondowoso tetap aman, terlindungi, dan mampu menjalankan fungsi ekologis maupun sosialnya secara optimal. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *