banner 700x256

Cegah DBD, Pemerintah Desa Garu Lakukan Fogging

banner 120x600
banner 336x280

Nganjuk, Newspatroli.com

Selain fokus dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), kini pemerintah disibukkan dengan pencegahan serangan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) yang sering terjadi setiap tahunnya.

Seperti yang dilaksanakan di desa Garu Kecamatan Baron, Senin (03/01/2022) telah dilakukan pengasapan / Fogging di pemukiman warga dusun Garu setelah diketahui 5 warga terjangkit DBD. Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan Fogging dilaksanakan pukul 07.30 – 14.30, bekerja sama dengan Dinkes Nganjuk, Sukarelawan (Karang Taruna dan tokoh masyarakat) serta Aparat desa Garu.

Kepala Desa Garu Drs. Imam Syafii mengatakan “Pencegahan penyakit yang berbahaya ini perlu segera dilakukan. Mengingat saat ini musim hujan banyak genangan air, memungkinkan menjadi sarang nyamuk. Untuk itu perlu adanya tindakan pengasapan/ Fogging, apalagi sekarang telah terjadi peningkatan serangan DBD di lingkungan rumah warga. Bahkan kasus DBD sudah terjadi di desa kami,“ ujarnya.

Baca juga :  Bupati Bojonegoro Tekankan Percepatan Penurunan Kasus Stunting Harus Berbasis Data

Salah satu upaya untuk mencegah berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk di desa Garu adalah dengan melakukan kegiatan Jumantik. Jumantik (Juru Pemantau Jentik-jentik) yang dilakukan kader PKK desa Garu didampingi Tim dari Puskesmas Kecamatan Baron. Setiap hari Jumat mereka melakukan pemeriksaan, pemantauan dan pemberantasan jentik nyamuk, yaitu memeriksa kamar mandi, jamban dan lingkungan rumah warga.

Imam Syafii berharap dengan banyaknya kasus DBD di dusun Garu, maka warga sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk setiap hari #Wiwik Suryati. Kabar Nganjuk (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *