Situbondo, Newspatroli.com.
Ketua DPRD Situbondo, Edy Wahyudi mengaku prihatin atas mencuatnya dugaan korupsi pengadaan jasa konsultasi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) proyek jalan dan irigasi.
Dokumen UKL-UPL tersebut sebagai syarat pengajuan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 249 Miliar.
“Kami imbau kepada pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Situbondo, agar segera mengevaluasi lagi kebijakan peminjaman dana tersebut,” tegas Edy.
Ia juga mengingatkan, agar Pemkab Situbondo lebih hati-hati agar tidak ada permasalahan hukum dikemudian hari.
Menurutnya, jika di awal syarat pengajuan dana PEN bermasalah, bukan tidak mungkin pelaksanaan proyek nantinya akan bermasalah hukum. “Ini akan mengancam kondusifitas Kabupaten Situbondo,” kata pria alumni Unisma Malang ini.
Ditegaskan lagi, agar rencana pelaksanaan proyek PEN dievaluasi secara menyeluruh. Jika dana harus dikembalikan, dianggapnya itu lebih baik agar tidak menjadi persoalan bagi Kabupaten Situbondo.
“Pertimbangkan kembali antara manfaat dan mudharatnya. Jika akan menjadi persoalan bagi Kabupaten Situbondo, lebih baik tidak digunakan dan dikembalikan,” Terangnya. (Dedy)
Ketua DPRD Situbondo Minta Bupati Segera Kembalikan Dana PEN Rp 249 Miliar

Rekomendasi untuk kamu

Sidoarjo – News PATROLI.COM – Permasalahan sampah di Kabupaten Sidoarjo terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan…

Situbondo – News PATROLI.COM – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon bersama Pemerintah Kabupaten…

Sidoarjo – News PATROLI.COM – Puluhan warga penghuni perumahan yang dikembangkan PT Mapan Putra Sentosa di Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung,…

Mojokerto – News PATROLI. COM – Anggota DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan…

Sampang – NewsPATROLI.COM – Pemerintah Kabupaten Sampang resmi membuka seleksi terbuka untuk jabatan Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn, Senin (20/4/2026)….




