Blitar – NewsPATROLI.COM —
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra Jawa Timur terus menggenjot konsolidasi dan pembentukan Laskar Gerindra sebagai langkah strategis memperkuat pijakan politik partai ke depan. Upaya ini menjadi fokus utama dalam menyongsong dinamika politik yang akan datang.
Anggota DPRD GERINDA Jawa Timur sekaligus pengurus inti partai, Ferdians Reza Alvisa, S.T. saat ditemui dalam sela acara digedung kesesian kota Blitar pada Senin 8 Juni 2026, wawancara eksklusif tersebut . Ia menjelaskan bahwa pembentukan pasukan ini sudah mendapat arahan langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
“Latihannya akan dilaksanakan secara bergantian di setiap daerah pemilihan (dapil). Setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ditargetkan menyiapkan 100 orang. Ya, ketentuan 100 orang per DPC ini memang arahan dari DPP untuk tahap awal,” ujar Alvis.
Berdasarkan hitungan yang disampaikan, target awal pembentukan Laskar Gerindra se-Jawa Timur mencapai 4.000 orang. Pasukan ini disebutkan akan menjadi kekuatan tersembunyi atau “masukan bawah tanah” bagi pergerakan partai.
Namun, rencana penguatan pasukan ini tidak berhenti di angka itu saja. Alvis menyebutkan bahwa ketentuan selanjutnya juga mengatur target untuk tingkat yang lebih tinggi: setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) diwajibkan menyiapkan 200 orang. Jika dikalkulasi secara keseluruhan, gabungan dari berbagai tingkatan organisasi akan melahirkan kekuatan yang sangat besar, yakni sekitar 38.300 orang ditambah 24.000 pasukan inti yang sudah ada sebelumnya.
“Semua ini tertuang dalam surat arahan resmi yang sudah turun dari DPP. Pembentukannya merata hingga ke ranting-ranting partai. Target ini wajib dicapai paling lambat akhir bulan ini,” tegasnya.
Mengenai tahapan pelaksanaan dan jadwal latihan rinci, Alvis mengakui belum dapat menyebutkan secara pasti karena dokumen jadwal lengkap masih dalam catatan. Namun ia memastikan seluruh tahapan telah disusun secara berurutan sesuai rencana induk partai.
Langkah pembentukan pasukan massif ini diarahkan menuju satu momen besar yang telah ditetapkan, yakni pada bulan Oktober mendatang. Menurut Alvis, puncak dari konsolidasi ini rencananya akan ditandai dengan apel akbar sebagai wujud kesiapan kekuatan partai.
“Nanti rencana besarnya akan digelar bulan Oktober. Biasanya setelah semua elemen siap, kita akan gelar apel akbar. Waktu pastinya belum ditentukan secara resmi, tapi yang pasti saat ini kita fokus melengkapi seluruh dokumen dan kebutuhan administrasi terlebih dahulu,” pungkas Alvis.
Pembentukan Laskar Gerindra ini dipandang sebagai fondasi penting untuk memperkokoh organisasi, memperluas jangkauan gerak, serta memantapkan langkah politik Partai Gerindra dalam menghadapi berbagai agenda strategis di masa mendatang.(tri)










