Surabaya – News PATROLI.COM –
Yayasan Brata Bhakti Jawa Timur bersama Kelompok KKN Tematik Pamungkas 22 Universitas Bhayangkara Surabaya resmi menggelar acara Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026, yang bertempat di Gedung Kelurahan Prada Kalikendal, Surabaya, pada Rabu (11/06/2025) pukul 19.00 WIB.
Dengan mengusung tema “Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Mencegah Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba”, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus memperkuat peran lintas sektor dalam menangani problematika sosial di kalangan generasi muda.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya: Wakil Rektor II Universitas Bhayangkara Dra. Ratna Setyarahajoe, M.Si, Direktur KKN Juli Nurani, S.H., M.H., CIQAR, Dosen Pembimbing Herma Setiasih, S.H., M.Hum, Lurah Prada Kalikendal Hajar Sulistyono, S.Sos., M.Si, Bhabinkamtibmas Bripka Eko Iman Sampurno, serta tokoh masyarakat dari Karang Taruna, PSHT Rayon Sinom 95, dan YPP Al Kholiqi Rehabilitasi Pecandu Narkoba Sidoarjo. Narasumber utama pada malam tersebut adalah H. Abdul Kholiq (Gus Kholiq).
Ketua kelompok KKN, Arik Santoso, membuka acara dengan ucapan terima kasih kepada Kelurahan Prada Kalikendal yang telah memfasilitasi kegiatan, serta apresiasi terhadap para undangan yang telah berpartisipasi.
Dalam sambutannya, Lurah Hajar Sulistyono menyampaikan harapannya bahwa sosialisasi ini dapat menjadi edukasi konkret untuk para pemuda dan masyarakat sekitar. “Kegiatan ini sangat positif, semoga memberikan dampak baik terhadap lingkungan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Dra. Ratna Setyarahajoe menekankan pentingnya lingkungan pertemanan dalam membentuk perilaku remaja. Ia mengibaratkan pengaruh sosial layaknya aroma pedagang: “Kalau bergaul dengan pedagang minyak wangi, kita akan ikut wangi. Tapi kalau dengan pedagang sate, ya kita ikut bau sate. Begitu pula dengan kenakalan remaja dan narkoba.”
Ratna juga menyoroti kebiasaan nongkrong di warkop yang bisa menjadi titik awal pergaulan negatif jika tidak diawasi. “Jangan menghakimi teman yang terjerumus narkoba, tapi ajak dia kembali ke jalan yang benar,” pesannya.
Narasumber utama, Gus Kholiq, memberikan edukasi mendalam terkait bahaya narkoba dari perspektif kesehatan dan spiritual. Ia menegaskan bahwa narkoba bisa merusak berbagai sistem saraf tubuh seperti mata, telinga, mulut, hingga pernapasan. “Lebih baik kita jauhi. Karena jika terjerumus, yang rugi adalah diri kita sendiri,” tegasnya. Ia pun menutup dengan slogan: “Narkoba NO, Sehat YES!”.
Kegiatan penutupan ini menandai berakhirnya program KKN Tematik di Kelurahan Prada Kalikendal, sekaligus sebagai momentum penguatan sinergi antara kampus, masyarakat, dan lembaga sosial dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi generasi muda. (Gus)












