Jalan Kabupaten Songgon–Plantaran di Banyuwangi Rusak Berat, Kendaraan Roda Empat Dilarang Melintas

banner 120x600
banner 336x280

Banyuwangi – News PATROLI.COM –

Kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Songgon dengan Dusun Plantaran, Desa Bayu, mengalami kerusakan parah.

Lubang besar dan badan jalan yang rusak di sejumlah titik membuat kendaraan roda empat, termasuk mobil pribadi dan truk, tidak dapat melintas dengan aman.

Berdasarkan konfirmasi seorang warga Pelantaran, Yuyun (Asli Tandes Surabaya bersuami warga Pelantaran, notabene suaminya profesi sebagai Wartawan Surat Kabar nasional yang terbit Mingguan), 40, pada hari Selasa, 01/07/2026, 08:20 sedang mengendarai sepeda motor pada News Patroli menuturkan : “Saya di sini berkendara sepeda motor takut sekali, karena jalannya rusak parah. Kapan ya Pemerintah membangun jalan ini kembali? ” Katanya meminta.

Berdasarkan konfirmasi Kepala Desa Bayu, Ir Yulia Herlina, S.T. Lewat WA, pada hari Selasa, 01/07/2026, 12:27 menjelaskan : “Jalan rusak sepanjang 1,7 kilometer yang menghubungkan Balai Desa Bayu – Pelantaran – Songgon ini adalah akses vital masyarakat, dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Aksi warga menanam pohon pisang adalah bentuk kegelisahan sekaligus jeritan agar ada perhatian serius.

Perlu dipahami, ruas jalan ini merupakan kewenangan Kabupaten, bukan jalan desa. Namun demikian, Pemerintah Desa Bayu tidak tinggal diam. Kami sudah berulang kali bersurat, mengajukan proposal, hingga berkomunikasi langsung dengan pihak-pihak terkait.

Baca juga :  Reuni PKPA Peradi Banyuwangi Angkatan 1 Tahun 2016

Harapan kami jelas: jangan biarkan suara warga hanya menjadi gema tanpa jawaban.

Masyarakat membutuhkan bukti nyata berupa perbaikan jalan, bukan sekadar janji.”

Dari informasi Nara sumber beberapa warga Pelantaran dan sekitarnya, staf Desa Bayu, jalan Songgon – pelantara sudah di bangun sekitar 20 tahun yang lalu, belum pernah ada perbaikan hingga hancur total sperti saat ini.

Hancurnya jalan Songgon – Pelantaran ini sudah di ekspos oleh media ini dan beberapa media serta tiktok. Namun hingga saat ini belum ada respon dari pihak Pemerintah RI maupun dari Pihak Pemkab Banyuwangi.

Sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kecelakaan, telah dipasang larangan bagi kendaraan roda empat memasuki ruas jalan tersebut.

Kendaraan roda dua masih dapat melintas, namun pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan yang membahayakan.

Warga setempat berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi segera melakukan perbaikan permanen. Jalan tersebut merupakan akses vital yang digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari.**IR Rogojampi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *