banner 700x256

Kontroversi Warnai Jelang Pilkades Serentak Kabupaten Jember 2021

banner 120x600
banner 336x280

Jember Newspatroli.com,

Jelang Pilkades serentak kabupaten Jember banyak temuan indikasi dugaan kecurangan yang berkembang di beberapa desa yang menjadi kontestan.

Desa Ampel Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, merupakan salah satu desa Jember selatan yang ikut menyelenggarakan Pilkades sertak tahun ini. Banyak peminat dalam laga pesta rakyat tersebut, terbukti ada 10 orang peserta yang telah dinyatakan lolos verifikasi oleh panitia Pilkades.

Namun bola liar dan panas bergulir diperhelatan pesta rakyat yang akan diselenggarakan beberapa waktu yang akan datang, Baru saja desa Ampel dihebohkan dengan pengumuman hasil ujian tulis bacalon kepala desa yang dinilai cukup kontroversi oleh para pemerhati Pilkades, baik dari kalangan aktivis juga awak media. Bahkan berdasar hasil konfirmasi pada salah satu Lembaga Suwadaya Masyarakat AMPERA (amanah penderitaan rakyat) menyorot keras dan menyoal terkait hal itu, bahkan saat ini telah menjadi pembicaran para petinggi dilingkungan Pemkab Jember.


Ditambah lagi dengan beredarnya rekaman suara percakapan android yang diduga dari salah satu calon kepala desa, yang dalam percakapan tersebut disinyalir telah melakukan transaksi taruhan/judi dengan beberapa warga.

Syaifur Rohim aktifis Jember selatan yang tergabung dalam LSM Ampera mengatakan, melihat hasil ujian tes tulis bakal calon kepala desa Ampel beberapa waktu lalu, sangat tidak masuk akal, kata Syaiful.
Karena bukannya kita semua tidak percaya pada tim penguji, tapi ayolah kita didik masyarakat untuk bisa berfikir secara logis dan rasional. Masyak lulusan S1 dan S2 bisa dengan gampang dikalahkan oleh tamatan yang jauh dibawahnya.

Baca juga :  Kuasa Hukum EWK Akan Melaporkan Balik Pelapor ke Polda Jatim dan Lakukan Gugatan Terkait Arisan Online

Menindak lanjuti hal tersebut, Syaiful bersama beberapa rekanya yang juga tergabung dalam LSM Ampera, Mengirim surat pada Bupati Jember,meminta Bupati H Hendy S, untuk dilakukan klarifikasi terkait hal itu. Karena belum juga mendapat tanggapan yang jelas dari Bupati Jember H Hendy S. Syaiful M mengirim surat pada DPRD Jember untuk dilakukan Hearing. Belum reda masyarakat perbincangkan tentang hasil ujian tulis calon kades Ampel yang terkesan sangat kontroversi, kini semakin heboh karena beberapa Minggu lalu tersebar rekaman percakapan via android, yang diduga dilakukan oleh salah satu calon kepala desa yang melakukan transaksi judi / taruhan dengan salah satu warga Wuluhan. Sangat jelas terdengar dalam sebuah percakapan via android tersebut, salah seorang penelpon telah menentukan besar angka taruhan dan juga telah disepakati oleh lawan bicaranya, namun keterangan dari beberapa narasumber taruhan tersebut dibatalkan, dan uang taruhan yang awalnya sudah diserahkan diambil kembali. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *