Sidoarjo – News PATROLI.COM –
Kurangnya kesadaran pengemudi kendaraan khususnya mobil yang parkir di pinggir jalan tepatnya ditikungan jalan sangat meresahkan pengguna jalan (pengemudi) lainnya. Pasalnya Karena membahayakan pengendara yang lain. Salah satunya kendaraan parkir yang di depan warung makanan dibelakan LP Sidoarjo tepat ditikungan jalan umum.
Yang anehnya lagi untuk kendaraan yang parkir di depan warung Ceker Lapindo tersebut, kalau tidak makan di warung itu diusir dan disuruh pinda dari parkirnya.
Namun apa bila makan diwarung itu, parkir bisa bebas seenaknya tidak ada pengusiran dari pihak warung.
Seperti baru – baru ini Selasa, (16/1/2024) ditemui ada beberapa mobil yang pada parkir dipinggir jalan tikungan belakang Lapas Kelas IIA Sidoarjo penuh karena sedang ada kegiatan pegawai di Koperasi (KPRI Delta Makmur) dan depan warung ceker Lapindo.
LH (46) pengemudi jalan yang kebetulan melihat banyaknya parkir mobil (R4) disitu, akhirnya LH ikut parkir juga.
Itupun LH baru pertama kali parkir mobilnya di area jalan yang tepatnya di depan warung Ceker Lapindo.
Tidak diduga tiba – tiba LH langsung ditegur penjaga (pegawai warung ceker Lapindo) melalui jukir yang biasa mangkal disitu.
LH mengatakan, “Sangat disayangkan, saya baru sekali parkir disitu (depan warung ceker Lapindo) ditegur dan disuruh memindahkan kendaraan, padahal pinggir jalan tersebut merupakan fasum (fasilitas umum), yang artinya siapa saja boleh parkir disitu,” keluhnya.

Iya berharap kepada dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan Sidoarjo yang membidangi parkir bisa memasang rambu larangan parkir di tikungan belakang Lapas kelas IIA. Hal ini agar tidak memenuhi pinggiran jalan yang terlebih ditikungan, seperti pada saat ada kegiatan KPRI Delta Makmur tepat belakang Lapas yang penuh dengan pengguna jalan parkir didepan warung disuruh pindah karena menutup pandangan warung.
LH menambahkan, Saya berharap ditikungan itu dipasang tanda (rambu) larangan parkir karena tepat di tikungan. Terlebih kalau ada mobil berpapasan dari arah Utara dan Timur saling belok,” tambahnya.
Ditempat yang sama berinisial LI 46 tahun pengguna jalan lainnya yang kebetulan berada di warung kopi mengatakan, saya juga kecewa dengan adanya mobil parkir ditikungan tersebut, karena itu fasilitas umum, tuturnya. (Gus)










