Banyuwangi, News PATROLI.COM –
Menikmati kuliner tidak selalu harus berada di dalam restoran atau pusat perbelanjaan di Banyuwangi, wisatawan dapat merasakan sensasi berbeda dengan menikmati makanan tradisional di bawah rindangnya pepohonan.
Salah satu destinasi wisata kuliner adalah Pasar Wit-Witan yang berada di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh.
Berdasarkan konfirmasi pada News Patroli, Minggu, 13/08/2026, 10:20 Slamet, 60 warga Pasinan Singojuruh/ Ketua Pengurus Pasar Wit-witan mengatakan : “Pasar Wit-witan ini eksis sudah berjalan 7 tahun, sangat di minati kalangan peminat destinasi kuliner tradisional,” Katanya tegas
Slamet menambahkan sesuai namanya, “Wit-Witan” dalam bahasa Osing berarti pepohonan. Pasar ini mengusung konsep wisata kuliner tradisional dengan suasana pedesaan dan nuansa tempo dulu.
Di bawah pepohonan yang rindang, pengunjung dapat duduk santai menggunakan meja dan kursi kayu sambil menikmati berbagai makanan khas Banyuwangi.
Sejumlah kuliner yang ditawarkan antara lain lupis, tiwul, pecel pitik, gatot, putu, dawet hingga berbagai makanan tradisional lainnya.
Yang menarik, konsep pasar ini juga mengedepankan penggunaan wadah ramah lingkungan. Makanan disajikan menggunakan daun, anyaman bambu maupun cobek tanah, sementara beberapa minuman menggunakan tempurung kelapa atau bambu sebagai wadah.
Selain menjadi tempat berburu kuliner tradisional, keberadaan Pasar Wit-Witan juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat setempat melalui aktivitas UMKM dan wisata kuliner.
Suasana teduh, makanan tradisional dan konsep pasar tempo dulu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati Banyuwangi dengan cara berbeda. **IR Rogojampi











