Jember, newspatroli.com
RM.Wiwied Selaku BKSDA WILAYAH 3 Dusun Jeni Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas menjelaskan pelepasan ini hasil dari penyerahan dari masyarakat yang selama ini dipelihara adalah satwa yang dilindungi berbagai upaya kami lakukan untuk menjelaskan tangkapan dari masyarakat adalah satwa yang dilindungi Negara.
Alhasil masyarakat dengan penuh kesadaran menyerahkan peliharan satwa yang dilindungi tersebut tanpa paksaan.ujarnya.
Titik pelepasan dilakukannya di Kawasan pulau nusa barong.
Hadir dalam acara tersebut Bupati jember H hendy S mengingatkan kepada semua pihak terkait agar saling bersinergi mengingat banyaknya permasalahan yang harus diselesaikan di masing-masing kawasan konservasi seperti masih adanya aktivitas illegal seperti perambahan, pembalakan liar, penambangan liar, serta perburuan liar yang dipicu oleh tekanan ekonomi serta masih rendahnya kesadaran masyarakat.

Bupati Jember H Hendy S juga menjelaskan Tentunya, permasalahan yang begitu kompleks tersebut tidak mungkin dapat diatasi oleh satu pihak semata sehingga perlu dukungan berbagai pihak, baik dari Pemerintah daerah, provinsi maupun pusat. Kami selaku Pemerintah Daerah akan terus berupaya mendukung pemerintah pusat maupun provinsi untuk menjamin kelestarian dan kemanfaatan kawasan konservasi,” ungkap Bupati jember.
Dia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah juga memiliki kewajiban menjaga serta mendukung program-program terkait upaya konservasi satwa.
“Dalam konteks sinergitas antara kawasan konservasi dan daerah penyangga sebagai satu kesatuan, Pemerintah Daerah juga memiliki kewajiban dalam pengelolaan daerah penyangga, demi mendukung kawasan konservasi satwa. Kami selalu mendukung program pemerintah dalam aksi konservasi satwa. Mari kita imbau kepada seluruh masyarakat untuk mengukuhkan komitmen dan konsistensi dalam upaya mendukung konservasi satwa yang berkesinambungan dan berkelanjutan,” kata dia.
RM wiewid juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian kawasan konservasi satwa.
“Melalui momen ini, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam melestarikan kawasan konservasi satwa agar menjadi ikon kebanggaan bangsa Indonesia di mata dunia,” tutup Wiwied.(purba)










