banner 700x256

Perkuat Deradikalisasi di Lapas Selong, Polres Lombok Timur Berikan Pembinaan Warga Binaan

banner 120x600
banner 336x280

Lombok Timur – News PATROLI.COM –

Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan pemasyarakatan, Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan pembinaan dan silaturahmi di Aula Lapas Kelas IIB Selong, Jumat (17/4/2026) pagi.

Kegiatan ini menyasar para tahanan dan narapidana (Napi) dengan memberikan materi pembinaan yang berfokus pada peningkatan wawasan kebangsaan serta pencegahan paham radikalisme. Personel Sat Binmas menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dan menjauhi ideologi yang bertentangan dengan hukum dan persatuan bangsa.

Materi utama yang diberikan meliputi antisipasi faham radikalisme serta upaya deradikalisasi. Melalui pendekatan edukatif, para warga binaan diajak untuk memahami bahaya ekstremisme serta pentingnya menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) terkait antisipasi kenakalan remaja. Materi ini bertujuan memberikan bekal tambahan bagi warga binaan agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, dalam keterangan resminya, Sabtu (18/04) menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Kegiatan silaturahmi dan pembinaan ini kami lakukan sebagai bentuk pendekatan humanis. Kami ingin memastikan bahwa pemahaman keagamaan dan wawasan kebangsaan para warga binaan tetap terjaga dengan baik, jauh dari paham radikal atau ekstremisme yang dapat merusak persatuan,” ujarnya.

Baca juga :  Polres Wonogiri Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, Seorang Residivis Kembali Diamankan

Iptu Rusmaladi menjelaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci dalam membangun kesadaran warga binaan agar mampu berubah ke arah yang lebih positif.

“Kami tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina. Harapannya, mereka memiliki bekal mental dan pemahaman yang kuat untuk kembali ke masyarakat dengan perilaku yang lebih baik,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Lombok Timur juga melakukan pendekatan persuasif kepada pihak pengelola lapas. Melalui Pjs. Kanit Bintibsos, jajaran kepolisian mengajak Kepala Lapas beserta staf untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan.

“Sinergi antara kepolisian dan pihak lapas sangat penting. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, baik di dalam maupun di sekitar lapas,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut juga diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa sarana kontak dan bingkisan dari Polres Lombok Timur kepada pihak Lapas sebagai bentuk dukungan serta mempererat hubungan kelembagaan.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Polri melalui pendekatan pembinaan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam membentuk karakter warga binaan yang lebih baik, sekaligus menjaga stabilitas Kamtibmas secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *