MOJOKERTO. newpatroli.com
Anggota DPRD Kota Mojokerto Agung Soecipto, S.Or. dari Partai PKS mengelar Serap Aspirasi Masyarakat ( RESES ) di Ruko Pulowetan Kelurahan Polorejo Kecamatan Prajurit Kulon, Sabtu malam ( 11/ 12 /2021 ). Walaupun kondisi cuaca hujan gerimis yang tak kunjung reda, Acara Reses ke Tahap III terakhir tahun 2021 tetap saja dihadiri masyarakat yang sangat antusias mengikuti jalannya Reses di Tepi Sungai Brantas itu.
Acara RESES itu sendiri di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dilanjutkan sambutan oleh Agung, yang dalam sambutannya Agung mengucapkan terima kasih kepada para konstituen dan para pendukung nya yang antusias berkenaan hadir walaupun cuaca hujan. ” Dalam kesempatan ini saya selaku pribadi dan keluarga mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran Bapak bapak dan ibu – Ibu di acara RESES saya ini, walaupun dalam cuaca hujan seperti ini. ” ucap Agung dalam sambutan awalnya.
Dalam kesempatan itu Agung mengucapkan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para sahabat dan Konstituennya yang hadir di acara RESESnya itu ” Sudah lama kita tidak pernah bertemu, bukan nya saya menghindar atau sombong atau sembunyi, tapi karena tugas sebagai Anggota Dewan yang banyak kunjungan atau melakukan kunjungan kerja ke daerah daerah yang ada di Indonesia untuk melakukan study Banding atau menimba Ilmu untuk membangun Kota Mojokerto, ” ucap Agung Soecipto.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan menampung Aspirasi Masyarakat, tentang berbagai macam usulan usulan warga masyarakat yang nantinya semua usulan itu dicatat dan ditampung untuk diperjuangkan melalui POKIR ( Pokok Pikiran Rakyat ) DPRD Kota Mojokerto.
Ada berbagai macam usulan dan permintaan pembangunan di lingkungan warga setempat, baik usulan paving, penerangan jalan lingkungan atau gang, dan yang terbaru ada usulan dari Tokoh Masyarakat, Pak Soleh, meminta agar jalan di Jembatan Pandangan di atas Kali Brantas selama ini khusus dilewati Sepeda Motor diusulkan diperlebar, dan bisa dilewati mobil, sebab warga Lor Kali Brantas kalau mau ke Alun Alun Kota Mojokerto atau ke Masjid Raya Alfatah harus muter dahulu lewat Jembatan Gajah Mada dulu, sehingga terlalu jauh muternya.
Dalam kesempatan itu Agung juga memaparkan tentang Sebanyak 50 warga di program kerja sebagai Anggota Dewan yakni menyelenggarakan kegiatan Bedah Rumah yang mana saat ini ada lima kelurahan yang ada di Kota Mojokerto ini mendapatkan prioritas bedah rumah gratis, dan saat ini pihak dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) baru melaksanakan rehabilitasi 27 unit rumah, dari 50 rumah yang dapat bantuan program bedah rumah.
Disebut kan Agung, bahwa Proyek berbasis dana sharing pemerintah daerah dan pusat tersebut merupakan pokok pikiran (POKIR ) dirinya selaku Anggota DPRD Kota Mojokerto.
Untuk itu lah Agung
mempersilahkan warga kota di Wilayah Kecamatan Prajurit Kulon untuk mengajukan permohonan yang sama selama memenuhi kriteria.
“Kriterianya adalah rumahnya sudah dalam kondisi tidak layak huni, dan kondisi rumah nya tidak tingkat, maka Silakan masyarakat mengajukan bila merasa memenuhi persyaratan ikut bedah rumah,” kata Agung Sucipto.
Disebut kan oleh Agung bahwa setiap warga itu
dapat Rp 21 Juta, untuk Warga Mojoketo untuk Bedah Rumah Gratis yang setiap
Dapat Rp 21 Juta, yang “Rinciannya untuk material Rp 17.5 juta, sisanya uang tunai untuk bayar tukang, dan Pelaksana dari proyek ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), yang dipantau oleh PU,” lanjut Agung Soecipto.( Kartono ).










