banner 700x256
Malang  

YPP Al Kholiqi Sidoarjo Dukung Program Desa Bersinar, Hadiri Kunjungan Kerja Kepala BNN RI di Kota Batu Jawa Timur

YPP Al Kholiqi Sidoarjo Dukung Program Desa Bersinar, Hadiri Kunjungan Kerja Kepala BNN RI di Kota Batu
banner 120x600
banner 336x280

Batu – News PATROLI.COM –

Komitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba terus digelorakan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Kholiqi Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkoba Sidoarjo yang hadir dalam kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (16/10/2025).

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Kapolres Batu AKBP Andi Yuda Pranata, Kepala BNNK Kota Batu AKBP Renni Puspita, perwakilan BNNP Jatim Anto, Kepala BNNK Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soesanto, S.H., serta Kepala Desa Bulukerto Suhermawan.

Dalam kegiatan itu, Komjen Pol. Suyudi meninjau langsung pelaksanaan program BNN Farming (Tameng) sebagai bagian dari pengembangan Desa Bersinar (Bersih Narkoba). Desa Bulukerto dipilih sebagai lokasi percontohan nasional karena dinilai berhasil melibatkan para penyintas narkoba dalam kegiatan edukatif dan kewirausahaan produktif berbasis pertanian.

“Harapan kami, para penyintas ini bisa kembali menjadi masyarakat yang produktif dan berpenghasilan. Hasil karya mereka nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” ujar Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di sela kunjungan.

Program pemberdayaan ini meliputi pelatihan soft skill seperti membatik, bonsai, budidaya ikan lele, serta penanaman sayuran seperti terong, wortel, brokoli, dan jagung. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BNN dalam memulihkan para penyintas agar mampu mandiri secara sosial dan ekonomi.

Baca juga :  Kapolda NTT Sambut Kunjungan Kerja Wakil Presiden di Kupang

Kepala BNN RI juga menegaskan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap pecandu maupun mantan pengguna narkoba.

“Saudara-saudara kita yang masih menjadi pecandu atau sudah pulih harus kita jaga, obati, dan beri semangat. Jangan lagi ada stigma bahwa mereka adalah aib atau harus dijauhi. Mereka perlu kita dukung agar bisa pulih, sehat, dan kembali produktif,” tegasnya.

Sementara itu, pimpinan YPP Al Kholiqi Sidoarjo, H. Abdul Kholiq, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada dua penyintas binaan lembaganya untuk ikut serta dalam program edukasi BNN Farming.

“Kami bersyukur dua penyintas dari YPP Al Kholiqi bisa mengikuti edukasi BNN Farming. Sebelumnya mereka sudah menjalani pelatihan life skill pengecatan bekerja sama dengan PT Propan,” ujar H. Abdul Kholiq.

Ia menambahkan, YPP Al Kholiqi akan terus berkomitmen menjadi bagian dari upaya nasional dalam menyelamatkan generasi bangsa dari jeratan narkoba.

“Kami berterima kasih kepada BNNK Sidoarjo atas pembinaan dan arahannya. Pelatihan keterampilan ini menjadi bekal penting bagi para penyintas untuk berkarya setelah kembali ke masyarakat. Mari kita hidup sehat dan jauh dari narkoba,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *