Jember – News PATROLI.COM –
Proyek pembangunan Jalan yang ada di desa Tutul di wilayah Dusun Kebon dinilai oleh masyarakat pembangunan Infrastruktur jalan tersebut memang dinilai baik. Warga Desa Tutul merasa puas dengan kinerja Pemerintah Desa Tutul, terutama masalah infrastruktur jalan desa yang semakin baik.
“Adapun jalan yg belum di bangun mungkin sedikit. Rata-rata semuanya sudah di aspal dan kualitas pembangunannya juga bagus,”ucap salah satu warga Desa Tutul, Setio Budi warga dusun kebon juga selaku Aktivis Kontrol Sosial di daerahnya juga merupakan penduduk desa Tutul Rabu 03/09/2025. Mengatakan bahwasanya pembangunan proyek ini sangat layak, Karena dinilai pekerjaanya bagus.
Dan Setiyo Budi selaku Warga di daerahnya bahkan menyatakan ikut memantau dan memonitor pembangunan tersebut.
“Bilamana ada yang mempermasalahkan berati mereka tidak melihat langsung waktu proses pembangunannya, bisa saja karna ketidak puasan dan atau lain lain. Kami selaku warga juga berhak menilai dan memantau hal tersebut”Pungkasnya.
Sekdes Desa Tutul Zainul Arifin menyampaikan, “Desa Tutul menyatakan bahwasanya hal ini tidak sekedar membangun,Tapi juga memperhatikan kualitas pembangunannya agar bangunan berupa jalan aspal maupun bangunan lainnya bukan hanya bermanfaat kepada masyarakat tapi juga kuat sesuai dengan tehnis, sehingga diharapkan bisa tahan lama”tutur Zainul Arifin
“Makanya, saat dilakukan monitoring oleh TFK dan Inspektorat semuanya memberikan apresiasi terkait realisasi fisik dan secara administrasi laporan pertanggung jawabannya yang menurut mereka sangat baik,” tambah Zen, panggilan akrab keseharian Sekdes desa Tutul.
Kepala Desa Tutul Baidowi juga menegaskan bahwa pembangunan di Desa Tutul dikerjakan secara swakelola, sebagaimana arahan dari Pendamping Desa, harapannya bisa memperdayakan masyarakat sekitar. Mengurangi angka pengangguran.
“Bila terpaksa mengambil pekerja lain, berarti angka pengangguran di Desa Tutul nol persen,kami sampai harus meminta bantuan Ketua BPD untuk mencarikan pekerja bukan mengerjakan loh ya karena memang sulit mencari tukang atau pekerja,” jelas Baidowi.
Baidowi menyampaikan terima kasih kepada Tim Ferivikasi Kecamatan (TFK) dan Inpektorat serta Kejaksaan Negeri Jember yang sudah memonitoring dan mengevaluasi hasil pembanguna Desa Tutul.
“Semoga ke depannya kami bisa bekerja lebih baik lagi untuk masyarakat Balung Tutul” harap Baidowi.
Selain itu Pendapat dari Salah satu Aktifis Jember selatan Moch Bashori Syach mengatakan Bahwa
“memang pembangunan di desa tutul sudah tergolong baik,karena dinilai sudah memenuhi standar Tehnis pengerjaan proyek dan tidak melenceng dari spek bangunan itu sendiri kalau ada yang mempermasalahkanya itu hal yang biasa karena tidak semua orang puas akan pembangunan di desa
Yang penting ada hal hal yang positif disitu, karena semuanya pasti melalui mekanisme dan aturan yang berlaku,Sementara dari beberapa warga sekitar juga tidak ada yang mengeluh dan mempermasalahkan pembangunan tersebut. Bahkan merasa bersukur atas pembangunan proyek jalan tersebut”Singkat Moch Bashori syach
Didik Purba










