banner 700x256

Gelar Rapat Paripurna, DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota

Walikota Ning Ita dan Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti memperlihatkan persetujuan Rekomendasi 18 hasil Pansus
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – News PATROLI. COM –

Anggota DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2025, beberapa waktu lalu, di ruang rapat Gedung DPRD Kota Mojokerto.

Saat Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, serta dihadiri Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita SE, Wakil Wali Kota Cak Sandy, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Forkopimda Kota Mojokerto.

Sedangkan Dalam forum tersebut, DPRD menyampaikan sebanyak 18 rekomendasi yang merupakan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus). Rekomendasi tersebut dibacakan oleh juru bicara Fraksi Gabungan, Nuriono Sugi Raharjo, S.H.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menyampaikan bahwa secara umum DPRD menerima dan menyetujui LKPJ Wali Kota Mojokerto, dengan sejumlah catatan strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja ke depan.

“Secara umum DPRD menerima LKPJ Wali Kota, disertai rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan kinerja pemerintah daerah agar lebih optimal,” kata Ery Purwanti Ketua DPRD Kota Mojokerto.

Dalam kesempatan Ketua DPRD Kota Mojokerto ini juga memberikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kota Mojokerto sepanjang tahun 2025.

Namun demikian, sejumlah rekomendasi tetap disampaikan sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan.

Salah satu poin penting yang menjadi sorotan adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ” DPRD mendorong Pemerintah Kota untuk lebih optimal dalam menggali potensi pendapatan berbasis data dan potensi riil di lapangan, Peningkatan PAD diharapkan tidak hanya bergantung pada transfer pemerintah pusat, tetapi juga melalui inovasi di sektor pajak daerah, retribusi, pengelolaan aset, hingga penguatan BUMD,” lanjut Ery.

Baca juga :  DPRD Kabupaten Mojokerto Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi - Fraksi Tentang Pajak Daerah dan Restribusi Daerah

Dilain pihak, juru bicara Fraksi Gabungan, Nuriono Sugi Raharjo, menekankan pentingnya perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan yang lebih merata sepanjang tahun anggaran, guna menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun.

“DPRD juga mendorong optimalisasi pengelolaan aset daerah agar lebih produktif serta penguatan sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan PAD”. kata Nuriono saat menyampaikan kesimpulan nya.

Di bidang sosial, Lanjut Nuriono , DPRD mencatat capaian positif seperti meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menurunnya angka kemiskinan. Ke depan, pemerintah daerah diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta memastikan program bantuan sosial tepat sasaran.

“DPRD juga menekankan pentingnya penyajian LKPJ yang lebih informatif, berbasis data, dan mudah dipahami sebagai bahan evaluasi pembangunan”. ucapnya mengakhiri laporannya.

Ketua DPRD Kota Mojokerto berharap, Melalui 18 rekomendasi tersebut, DPRD berharap Pemerintah Kota Mojokerto dapat menindaklanjuti seluruh catatan yang telah disampaikan, sehingga kinerja pemerintahan ke depan semakin efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. ( Ton )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *