Mojokerto – News PATROLI.COM –
Sudah menjadi Kewajiban kalau Hari Jum’at, Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini membuka ruang komunikasi dan penyerapan aspirasi masyarakat melalui agenda rutin, yakni ” Hari Fraksi “
Kali ini agenda Kegiatan Hari Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto diadakan di Balai Desa Gebangsari, Kecamatan Jatirejo, Jumat pagi (5/ 6/2026).
Saat itu seluruh Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto duduk bersama, berdiskusi dan berdialog sekaligus menyerap Aspirasi dan unek – unek dengan para pengurus dan Anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Mojokerto.
Forum ” Hari Fraksi” DPRD Kabupaten Mojokerto tersebut dimanfaatkan oleh para Perangkat Desa di Kabupaten Mojokerto ini untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi dalam menjalankan tugas Pemerintahan di tingkat Desa.
Beberapa keluhan dan unek – unek mengemuka disampaikan oleh Para Pengurus PPDI Kabupaten Mojokerto di Forum ” Hari Fraksi” saat itu, antara lain, menyangkut peningkatan kesejahteraan, kepastian jaminan kesehatan melalui BPJS, tunjangan purna bakti, hingga persoalan administrasi yang dinilai masih memerlukan penyelesaian dari pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi PKB, M. Agus Fauzab menjelaskan bahwa Perangkat Desa itu memiliki peran penting sebagai pelaksana pelayanan publik yang berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.
Oleh Karena pria yang akrab disapa Agus Pandu, yang menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto itu, berharap agar kesejahteraan Perangkat Desa perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Agus Pandu pun menilai beban kerja Perangkat Desa yang cukup besar belum sepenuhnya diimbangi dengan penghasilan yang memadai. ” Kondisi seperti ini perlu menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah ke depan, Sebab Perangkat Desa merupakan ujung tombak pelayanan Pemerintahan. Mereka bekerja melayani kebutuhan masyarakat hampir sepanjang waktu, sehingga kesejahteraan mereka harus mendapatkan perhatian yang layak,” pinta Agus Pandu.
Pria yang juga dikenal sebagai pengusaha Cafe ini menilai bahwa penghasilan tetap atau siltap yang diterima perangkat desa saat ini masih perlu dievaluasi seiring meningkatnya kebutuhan hidup. Fraksi PKB siap mendorong Aspirasi tersebut agar menjadi perhatian pemerintah kabupaten, ” tegas Agus Pandu.
Agus Pandu yang juga dikenal sebagai Pengusaha Percetakan ini juga mendukung keluhan yang disampaikan oleh Para Perangkat Desa ini, dan seluruh masukan yang diterima dalam forum dialog di acara ” Hari Fraksi ” Keluhan para Perangkat Desa ini akan kami kawal, dan Fraksi PKB akan membahasnya lebih lanjut bersama instansi terkait.
Menurut Agus Fauzan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mojokerto akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan PPDI melalui mekanisme yang ada di DPRD. ” Kami berharap, persoalan-persoalan yang disampaikan oleh para Perangkat Desa ini nantinya akan dapat memperoleh solusi yang sesuai dengan kondisi daerah,” lanjut Agus Pandu.
Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Mojokerto, Heru Bapro, menyambut baik terselenggaranya forum dialog tersebut. Menurutnya, kesempatan untuk bertemu langsung dengan anggota DPRD sangat penting agar suara perangkat desa dapat tersampaikan tanpa perantara.
Heru berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi perangkat desa.
“Kami berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah setelah aspirasi ini disampaikan, sehingga kesejahteraan dan perlindungan bagi perangkat desa bisa semakin baik,” ungkapnya.
( Rin / Ton )
















