banner 700x256

Silvia Elya Rosa: Peran Anggota Dewan Perempuan Harus Berani Bersuara dan Mengambil Keputusan Demi Rakyat

Silvia Elya Rosa, SE, MSi Anggota DPRD Kota Mojokerto Fraksi PDI-Perjuangan
banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – News PATROLI. COM –

Peringatan Hari Kartini ke-147 pada 21 April 2026 dengan semangat emansipasi yang menekankan peran strategis perempuan dalam berbagai sektor untuk Indonesia Emas 2045 ternyata mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi PDI-Perjuangan Silvia Elya Rosa, SE., M.Si.

Menurut Anggota Dewan yang duduk di Komisi I DPRD Kota Mojokerto ini mengatakan bahwa
Peringatan Hari Kartini ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk melanjutkan perjuangan R.A. Kartini dalam kesetaraan gender, pendidikan, dan kesempatan berkarya

Sedangkan Makna Hari Kartini bagi Perempuan kata wanita yang akrab disapa Mba Silvi ini hendaknya momen ini menjadi pengingat bahwa perempuan masa kini harus, berani bersuara, berani memimpin, berani mengambil keputusan, juga berani membawa perubahan positif.

“Jika dahulu Kartini berjuang agar perempuan mendapat pendidikan, maka perempuan saat ini melanjutkan perjuangan itu dengan hadir di ruang kebijakan dan membangun daerahnya, ” ucap Silvia di Gedung DPRD Kota Mojokerto, Senin ( 25 / 04 / 2026 ).

Dijelaskan oleh Mba Silvi, bahwa Peran Legislator Perempuan di DPRD Kota Mojokerto Harus memiliki peran strategis, antara lain, Menyuarakan aspirasi perempuan dan keluarga, Sebab Legislator perempuan lebih dekat memahami persoalan, perlindungan perempuan dan anak pendidikan, kesehatan ibu dan anakkesejahteraan keluargapemberdayaan ekonomi perempuan.

Sehingga kebijakan yang lahir bisa lebih menyentuh kebutuhan masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang lebih humanis. “Perempuan sering membawa pendekatan, empati, ketelitian, kepedulian sosial dalam pembahasan anggaran dan peraturan daerah, sehingga pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga menyentuh kualitas hidup warga, ” tegas Politisi PDI Perjuangan ini.

Baca juga :  Pemkab Bojonegoro Telah Salurkan Insentif Bagi Ketua RT/RW

Perempuan itu, kata Mba Silvi, harus menjadi teladan bagi generasi muda, dan kehadiran perempuan di parlemen menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya pendamping, tetapi juga mampu menjadi pengambil keputusan.

Hal ini sejalan dengan semangat Kartini, bahwa perempuan berhak berkontribusi dalam kemajuan bangsa. ” Peran Perempuan dalam Membangun Kota Mojokerto, Perempuan berperan dalam pembangunan melalui, bidang pendidikan – mendidik generasi penerus yang berkualitas, ” lanjut Anggota Komisi I DPRD Kota Mojokerto tersebut.

Selain itu Perempuan harus paham dalam bidang ekonomi, utamanya dalam menggerakkan UMKM dan usaha keluarga, termasuk pada bidang sosial dan menjaga ketahanan keluarga dan masyarakat.

Sedangkan pada bidang Pemerintahan, Perempuan harus ikut pula menentukan arah kebijakan kota Mojokerto. Sedangkan pada bidang budaya, menjaga nilai luhur dan identitas daerah.

“Karena pembangunan di Kota Mojokerto ini tidak hanya dibangun oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya, dan perempuan memegang peran besar di dalamnya, ” tegas Silvia mengkhiri wawancara dengan media ini. ( Ton )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *