Pacitan – News PATROLI.COM –
Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Ds dampingi kunjungan Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) Madiun, Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Senin (25/05).
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan serta memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai bagian dari penguatan fungsi pertahanan wilayah dan pembangunan teritorial terpadu.
Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung sinergi lintas sektor dalam pemanfaatan kawasan hutan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan fungsi kawasan hutan.
“Perhutani KPH Lawu Ds berkomitmen membangun koordinasi dan komunikasi yang harmonis bersama TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional. Dalam setiap pemanfaatan kawasan hutan, aspek ekologis, tata kelola kehutanan, prinsip keberlanjutan, serta regulasi tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Batalyon Teritorial diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap penguatan ketahanan wilayah, stabilitas keamanan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi.
Sementara itu, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menjelaskan bahwa peninjauan lokasi dilakukan sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan satuan teritorial yang adaptif dan mendukung kepentingan pertahanan negara serta pembangunan wilayah.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem pertahanan teritorial yang terintegrasi dengan pembangunan wilayah. Kehadiran Batalyon TP nantinya diharapkan tidak hanya mendukung aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani berharap sinergi antara Perhutani, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan wilayah yang tetap memperhatikan keberlanjutan fungsi hutan dan kelestarian lingkungan.
















