banner 700x256

Anggota DPRD Jatim Fraksi NasDem Suwandy Firdaus Nilai KH. Abdul Chalim Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

banner 120x600
banner 336x280

Mojokerto – News PATROLI. COM –

Saat ini banyak tokoh NU yang mempunyai jasa besar terhadap bangsa ini, namun belum mendapat pengakuan secara resmi. Padahal kontribusinya besar, tidak hanya kepada NU karena sebagai salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Tapi juga pada bangsa ini, karena ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan.

Melihat yang demikian ini, Anggota DPRD Jawa Timur, Dari Fraksi NasDem ini menyebut salah satu contohnya, KH Abdul Chalim. Kiai Abdul Chalim belum terlalu familiar, termasuk dikalangan nahdliyin secara umum. Publik mulai mengenal nama ayah dari KH Asep Saifuddin Chalim itu setelah Presiden RI ke-4 Gus Dur menziarahi makamnya di Leuwimunding pada tahun 2003.

Oleh Karena itu, Gus Dur meminta agar nama KH Abdul Chalim dimasukan dalam literasi sejarah.
Literasi sejarah tokoh-tokoh NU memang masih sangat kurang, termasuk Kiai Abdul Chalim. ” Saya berharap mulai ada gerakan literasi dari kader-kader muda NU, agar para tokoh NU tidak lenyap dari catatan sejarah,” tegas H.Suwandy Firdaus, SE, M.Hum, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur ini kepada media ini, Jum’at (10 /11 /2023 ).

Untuk itu pria yang akrab disapa Abah Suwandy itu mendorong pemerintah juga memberi perhatian terhadap para tokoh bangsa yang mempunyai jasa besar pada republik ini. Paling tidak dengan memasukan nama mereka serta catatan sejarahnya dalam buku sejarah yang diajarkan di sekolah, dengan begitu bisa diketahui secara luas oleh khalayak umum.

Baca juga :  Silaturahmi Ulama-Umara, Bupati Sidoarjo Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Abah Suwandy yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto itu menilai bahwa, KH Abdul Chalim juga sangat layak mendapat anugerah gelar pahlawan yang baru saja disandang itu, Hal itu mengacu pada fakta sejarah, serta bukti sejarah yang masih disimpan pihak keluarga.

“Pihak keluarga KH Abdul Chalim memang tidak menuntut gelar pahlawan. Karena itu, tinggal komitmen dari pemerintah untuk mengusulkan dan memproses gelar pahlawan tersebut,

Menurut Politisi senior tersebut pada Muktamar NU ke-34 di Lampung, ada pengakuan resmi dari PBNU kalau KH Abdul Chalim adalah salah satu pendiri NU. Mengingat catatan sejarahnya ada, bahkan beliau tercatat sebagai Katib Tsani dalam kepengurusan PBNU periode pertama. ” Kiai Abdul Chalim juga perintis Persatuan Guru NU (Pergunu) dan Koperasi NU, ” lanjut Abah Wandy.

Menurutnya, pengakuan resmi itu penting, agar nahdliyin termasuk generasi muda mengenal sosok yang berjasa pada NU. Tentu dengan begitu, mereka bisa meneladani dan meneruskan perjuangan ulama sekaligus pendiri NU.

( Kartono )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *