Gianyar – News PATROLI.COM –
Si Jago Merah Melahap bangunan di Griya Bhujangga Wasnawa, Banjar Sindu Desa Sayan, Ubud, Gianyar pada Selasa (4/7) pukul 04.00 WITA. Kebakaran itu menghanguskan bangunan gedong tempat menyimpan barong, bangunan kemulan, Pelik Sari dan tempat penyimpanan Gedong Rangda.
Akibat peristiwa itu, pemilik mengalami kerugian kurang lebih 700 juta. Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat saksi bernama I Wayan Warnata baru saja pulang dari pasar Sayan, Ubud sekitar pukul 04.00 WITA.
Setibanya di lokasi kejadian, saksi melihat adanya kobaran api dari bangunan tersebut. Sontak saja langsung berlari pulang ke rumahnya dan menyuruh anaknya bernama I Nyoman Urip Santosa untuk membunyikan kulkul bulus.
Mendengar suara kulkul, warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah. Mereka langsung berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Sementara itu, warga lain menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar.
“Pada pkl.04.35 WITA, 4 unit pemadam kebakaran kabupaten Gianyar tiba di TKP, kemudian langsung melakukan upaya pemadaman api dengan cara menyemprotkan air pada titik lokasi kebakaran. Pada pkl.Pukul 06.15 Wita, Api dapat dipadamkan,” terang Kapolsek Ubud, Gianyar, Kompol I Made Uder, kemarin.
Sesuai keterangan saksi bernama Komag Badiarta, kebakaran tersebut diperkirakan disebabkan oleh api dupa yang yang dipakai saat sembahyang oleh pihak keluarga pada malam purnama. Sementara itu, dari penyelidikan sementara, sumber api bermula dari atap gedong penyimpanan barong ket dan menjalar ke pelinggih yang lain.
Walaupun dari pihak korban yang merupakan seorang pandita menganggap kejadiam tersebut adalah sebuah musibah, namum korban tetap akan koordinasi dan melaporkan kejadian ini ke polsek Ubud dengan tujuan untuk mendapatkan surat laporan. (Dedy)










